Sungai Benenai Kembali Meluap Menggenangi Pemukiman Penduduk Malaka

oleh -162 views

Malaka,Likuraionline.com– Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Malaka menyebabkan sungai Benenai kembali meluap dan menggenangi pemukiman penduduk di wilayah Aintasi, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Warga setempat yang mengetahui luapan banjir spontan berlari mencari tempat berlindung yang aman untuk menyelamatkan diri dan juga menyelamatkan harta benda milik mereka.

Warga masih merasa kwartir akan terjadi lagi banjir seperti yang terjadi pada bulan April tahun lalu.

Pantauan media ini, kamis (24/2/2022) beberapa Desa yang terendam banjir diantaranya Desa Naimana dan Desa Lawalu di Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Salah satu warga asal Dusun Nataraen B Yasinta Berek kepada media ini mengatakan luapan air sudah sejak jam lima sore tadi dengan debit yang masih sedikit.

“Tapi karena kami lihat air sudah mulai besar jadi kami keluar m mencari tempat yang aman dari banjir,”ujarnya.

Ia juga mengatakan, sebagian besar warga di Dusun Nataraen B dan di Kobadiin sudah mulai keluar untuk mengamankan diri dan harta benda milik mereka.

“Tapi masih ada juga yang ada di dalam sana. Tadi saya keluar datang air sudah sampai di pinggang.

Debit Air sudah tinggi mencapai pinggang orang dewasa di  Dusun Nataraen dan Kobadiin,Red),”tambah Yasinta.

Warga lainnya, Egydius juga mengatakan kalau debit airnya sudah bertambah. “Tadi saya keluar dengan dua anak saya ini air baru mau mendekati pinggang saya ini.

Saya mau masuk lagi pergi jemput istri saya tetapi debit air sudah sangat tinggi.  Istri saya masih di rumah,”ungkap Egydius.

Sementara itu di wilayah Desa Lawalu juga banjir sudah mulai masuk kedalam rumah milik warga. Sebagian warga juga sudah dievakuasi oleh keluarga.

Terlihat aparat Kepolisian Resor Malaka, Polsek Malaka Tengah, Koramil Betun sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang belum sempat keluar dari Dusun Nataraen B dan Kobadiin. (Gonza).

No More Posts Available.

No more pages to load.