KPU Malaka Tetapkan Daftar Pemilih Sementara Untuk Pilkada Malaka Tahun 2020

oleh -408 views
Juru Bicara KPU Malaka, Yosef Nahak

Malaka, LikuraiOnline.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malaka tahun 2020.

DPS yang ditetapkan sebanyak 115.433 dan  akan diturunkan kembali ke tingkat PPS di desa untuk diumumkan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malaka, Makarius Bere Nahak melalui Juru Bicara Yosef Nahak disela-sela kegiatan rapat pleno terbuka yang diselenggarakan di aula Susteran SSPS Betun, Senin 14/9/2020.

Dikatakannya, DPS ini akan diturunkan kembali ke tingkat PPS di desa untuk mendapat tanggapan dan masukan dari masyarakat

“DPS ini akan diturunkan kembali ke tingkat PPS di desa untuk diumumkan dan juga untuk mendapat tanggapan dari masyarakat terkait pemilih yang mungkin belum tercatat didaftar pemilih sementara dan masukkan itu diberi ruang mulai dari tanggal 19 September sampai 28 September selama 10 hari atau selama masa pengumuman Dps,”ujar Yos.

Lanjut Yos, daftar pemilih sementara yang akan diturunkan kembali ke PPS di desa ini setelah mendapat tanggapan dari masyarakat kemudian direkap menjadi hasil perbaikan sementara oleh PPS dan ditetapkan oleh KPU sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pasca penetapan DPT kata dia, Jika masyarakat  belum terdaftar di DPT dapat mengurus dokumen kependudukan sehingga saat pemungutan suara mereka berhak untuk menggunakan hak pilih dengan catatan harus menunjukkan e-KTP.

Oleh karena itu kami meminta kepada semua stackholder yang terkait dengan Pilkada Malaka 2020 yakni pihak Pemerintah, penyelenggara ditingkat adhock, pihak partai politik pengusung pasangan calon dan seluruh masyarakat Malaka untuk terlibat secara aktif  memberi masukan terhadap daftar pemilih sementara yang akan diumumkan sehingga pemilih yang memenuhi syarat dan namanya belum terdaftar di DPS untuk diberi masukan ke tingkat PPS di desa supaya yang bersangkutan bisa didaftarkan, katanya.

Pihak KPU juga berharap  kerjasama dari semua stackholder untuk bergandengan, mendorong serta mengajak masyarakat untuk dapat mengurus dokumen kependudukan bagi mereka yang belum mengurusnya..

“Kami juga meminta kepada seluruh stackholder untuk membantu masyarakat  yang belum mengurus dokumen kependudukan yakni e-KTP untuk mengurus di kantor Dispendukcapil  karena untuk terdaftar sebagai pemilih harus memiliki e-KTP.

“Mari kita bekerjasama bergandengan untuk mendorong dan  mengajak pemilih yang belum mengurus dokumen kependudukan dan belum terdaftar di daftar pemilih sementara agar yang bersangkutan dapat mengurus dokumen kependudukan untuk didaftarkan sebagai daftar pemilih sementara,”katanya. (Gonza Bria)