ETMC 2019 Dan Percepatan Kepemilikan Infrastruktur Di Malaka

oleh -3.434 views

(Catatan Harian Seorang Jurnalis)
John Germanus Seran — Wartawan LikuraiOnline.com

Dalam beberapa tulisan sebelumnya, telah saya singgung tentang apa urgensi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola El Tari Memorial Cup (ETMC) bagi pembangunan di Kabupaten Malaka.

Bahwa Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) seaungguhnya memiliki konsep pemikiran yang briliant ketika menawarkan Malaka menjadi tuan rumah penyelenggaraan ETMC 2019.

Suatu sore, ketika berbincang-bincang dengan SBS di sela kesibukannya memantau persiapan penginapan untuk kontingen ETMC, SBS mengungkapkan dampak menjadi tuan rumah ETMC bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malaka.

“Kita manfaatkan moment menjadi tuan rumah El Tari Memorial Cup untuk percepat kepemilikan infrastruktur”, ujar SBS sore itu.

Untuk menyelenggarakan turnamen ETMC, Malaka harus punya paling kurang dua lapangan yang standar dan representatif. SBS memutuskan, Malaka harus siapkan tiga lapangan. Maka, dibangunlah Lapangan Umum Besikama di Kecamatan Malaka Barat, Lapangan Umum Kota Betun di Mecamatan Malaka Tengah dan Stadion Mini Kobalima di Kecamatan Kobalima.

Tiga lapangan tersebut dibangun beserta beberapa fasilitas pendukung yang representatif. Bahkan, di Lapangan Umum Kota Betun, disediakan penerangan berstandar untuk aktivitas malam hari. Ini akan menjadi sarana publik warga Malaka yang akan diwariskan dari generasi ke generasi.

Akses jalan menuju tiga lapangan tempat pertandingan tersebut dikebut pembangunannya. Sebut saja, Jalan Lingkar Besikama dan Ruas Jalan Besikama – Sukabilulik yang terpaksa ditutup karena diporak – porandakan bencana banjir bandang tahun 2000 silam, dipercepat pembenahannya karena moment ETMC.

Pembangunan infrastruktur pendukung kesehatan semisal puskesmas dikebut untuk mengantisipasi kebutuhan darurat sewaktu ETMC berlangsung. Dalam kamus seorang SBS, semua harus representatif dan berstandar.

Pembangunan infrastruktur pendukung di sekolah-sekolah juga dikebut dengan memanfaatkan moment ETMC 2019. Kurang lebih ada 22 sekolah, mulai dari Malaka Barat hingga Kobalima saat ini telah memiliki MCK berstandar internasional. Gedung-gedung sekolah tersebut juga direhab. Semua akan menjadi milik warga Malaka.

SBS mempunyai konsep cemerlang tentang percepatan pembangunan. Sebuah konsep yang sebenarnya sangat sederhana. “Harus ada moment yang memacu kita untuk cepat bergerak”. Maka dengan penuh keyakinan SBS memawarkan Malaka, yang masih belia, menjadi tuan rumah bagi event besar Turnamen Seoak Bola El Tari Memorial Cup 2019.

Bagi SBS, pembangunan bukan karena ada moment tertentu saja, tetapi moment tertentu bisa memacu percepatan pembangunan. Salam Rai Malaka, Salam ETMC 2019.*