RTS Center dan YBL Creator Gandeng Puskesmas Betun Bersihkan Sampah di Betun

oleh -848 views

Betun, Likuraionline.com–Roy Tey Seran (RTS) Center dan Yanto Bria Lawalu (YBL) Creator  gandeng Puskesmas Betun, Pemerintah Desa Wehali, Aparat Kepolisian Sektor Malaka Tengah dan Koramil 1605-04 Betun untuk membersihkan sampah di Kota Betun, Ibukota Kabupaten Malaka.

Kegiatan yang berpusat di ibu kota Kabupaten Malaka ini melibatkan sekitar ratusan orang yang terdiri dari tenaga kesehatan pada Puskesmas Betun, Aparat Desa Wehali, Polsek Malaka Tengah, Koramil 1605-04 Betun dan para kaum milenial dari RTS Center dan YBL Creator.

Kepala Puskesmas Betun  Irene Tey Seran

Kepala Puskesmas Betun  Irene Tey Seran yang ditemui Likuraionline.com di lokasi kegiatan Sabtu (13/2/2021) mengatakan kebersihan merupakan tanggungjawab bersama atau semua komponen masyarakat bukan tanggungjawab segelintir orang atau pihak tertentu.

“Kebersihan itu tanggungjawab semua orang bukan hanya pihak tertentu.

Jadi kita sebagai masyarakat Malaka wajib untuk menjaga kebersihan di lingkungan sekitar,”ujar Irene Tey Seran.

Ia menambahkan, selain membersihkan sampah disekitar  lingkungan, masu juga hendaknya  menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)  guna pencegahan penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah, malaria, diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya ketika musim hujan seperti sekarang.

“Karena sesungguhnya penyakit berbasis lingkungan itu diciptakan oleh kita masyarakat itu sendiri karena kurangnya kebersihan terhadap lingkungan,”jelasnya.

Karena itu dirinya mengajak seluruh masyarakat Rai Malaka untuk sama-sama menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar dapat terhindar dari penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah, malaria, diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.

Ia juga berterimakasih kepada kaum milenial yang sudah berinisiatif untuk melakukan kegiatan kebersihan di sekitaran kota betun yang juga merupakan pusat ibu kota Kabupaten Malaka.

Harapan kedepannya Pemerintah Daerah sudah bisa menentukan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sehingga kalau pas sampah berserakan seperti ini tinggal angkut dan buang ke tempat tersebut.

Dirinya juga menghimbau untuk setiap masyarakat dapat menyiapkan tempat sampah sederhana pada setiap rumah untuk mencegah pembuangan sampah sembarang di tempat umum.

“Saya minta kalau bisa di setiap rumah masyarakat itu bisa menyiapkan tempat sampah sederhana sehingga kita jangan buang sampah sembarang tapi kita punya wadah sendiri untuk membuang sampah sambil menunggu petugas datang angkut,”ujarnya.

Sementara itu Yanto Bria Lawalu salah satu inisiator kegiatan pembersihan di pusat kota betun yang ditemui mengatakan sampah yang disini sudah sekitar 4 bulan dibuang disini dan tidak dilanjutkan ke tempat pembuangan akhir sehingga pihaknya mengajak kaum milenial dari hati ke hati yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan untuk melakukan pembersihan.

“Kami berterimakasih sekali kepada pihak terkait seperti Pemerintah Desa Wehali, Puskesmas Betun, Polsek Malaka Tengah, Koramil 1605-04 Betun serta kaum milenial lainnya yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan hari ini,”ungkap Yanto.

Lanjut Yanto, pihaknya sudah berkoordinasi dengan bidang kebersihan untuk dan sementara sudah diarahkan petugasnya dan seperti biasanya mereka akan membuang ke tempat yang selama ini sudah mereka buang. (Gonsa Bria)