Kantor Pertanahan Malaka Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

oleh -49 views

Malaka, Likuraionline.com- Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malaka lakukan Pencanangan pembangunan zona integritas sebagai langkah awal menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kegiatan yang dilakukan ini juga sebagai upaya untuk melakukan penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.

Kegiatan dilaksanakan di aula Hotel Ramayana Betun, Rabu (24/11/2021) yang dihadiri oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Malaka Rochus Gonzales Funay Seran, SSTP.,M.Ec.Dev, Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, SH.,S.IK, Kepala Kejaksaan Negeri Belu Alfons G. Loe Mau,SH.,MH.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka Beci Salomi Dopong, S.SiT dalam sambutannya mengatakan pencanangan pembangunan zona integritas sebagai langkah awal untuk melakukan penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik efektif dan efisien sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.

“Pencanangan ini juga merupakan salah satu syarat penilaian mandiri reformasi birokrasi yang diamanatkan oleh kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi,”ujar Beci Salomi Dopong.

Dalam pembangunan pencanangan zona integritas menurut Beci Salomi Dopong salah satu tahapannya adalah melakukan pencanangan zona integritas yang merupakan komitmen dari Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka untuk siap melakukan perubahan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan yang lebih ramah, tepat waktu dan pelayanan berkualitas,”ungkapnya.

Beci juga menegaskan pencanangan pembangunan zona integritas hari ini membutuhkan kerja keras dari segenap jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka.

“Karena dengan pencanangan ini mencerminkan tekad dan komitmen kita bersama untuk menjadikan Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka menjadi zona atau kawasan yang berintegritas sebagai wilayah yang bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani,”beber Beci Salomi Dopong.

Meski demikian, ia menyadari bahwa terdapat banyak tantangan dan keterbatasan yang ada namun dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka dapat meraih predikat WBK dan WBBM dengan memegang teguh nilai-nilai kementerian ATR/BPN yaitu melayani, profesional dan terpercaya.

“Karena itu saya mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan dan bersinergi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka dalam melaksanakan tugas untuk mewujudkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,”ajak Beci Salomi Dopong.

Kepala Kejaksaan Negeri Belu Alfons G. Loe Mau,SH.,MH yang berhasil ditemui media mengatakan pada prinsipnya pihaknya mendukung sepenuhnya pencanangan pembangunan zona integritas oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka.

“Semoga komitmen yang diucapkan tadi dapat dilaksanakan dalam memberikan tugas-tugas pelayanan pertanahan kepada masyarakat sehingga masyarakat mendapat pelayanan yang baik dan masyarakat akan percaya terhadap kantor pertanahan,”ujar Alfons Loe Mau.

Dirinya berharap agar apa yang telah dicanangkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka dapat dilaksanakan dalam tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap supaya apa yang dicanangkan ini dapat dilaksanakan dalam tugas pelayanan kepada masyarakat,”ucap Loe Mau.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Malaka Rochus Gonzales Funay Seran, SSTP.,M.Ec.Dev, mengatakan pada dasarnya Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka mendukung program pencanangan pembangunan zona integritas oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka.

“Intinya Pemda mendukung apalagi program Sakti Bupati dan Wabup ada satu poin soal pemberantasan korupsi.
Ini tentu hal baik sejalan dengan program Pemda sehingga bersama sama menjalin kerjasama untuk memberantas korupsi di Malaka,”ujar Rochus. (Gonsa Bria)

No More Posts Available.

No more pages to load.