Forum Masyarakat Peduli Sungai Tanam 5000 Pohon di Sungai Talau, Kabupaten Belu

oleh -323 views

Atambua, LikuraiOnline.com—Guna memeriahkan hari Bhakti PU ke 76 tahun 2021, Forum Masyarakat Peduli Sungai menanam 5000 pohon di  Sungai Talau di Kabupaten Belu, Provinsi NTT.

Aksi Penanaman pohon yang dilakukan oleh Forum Masyarakat Peduli Sungai Talau Kabupaten Belu yang dipimpin langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penatagunaan Sumber Daya Air (PSDA) Nusa Tenggara II, Melkior Alexander Lukas,ST.SP. M.T yang saat ini sedang menyelesaikan studi Disertasinya di Unversitas Nusa Cendana Kupang ini  merupakan bagian dari kegiatan PSDA Balai Wilayah Sungai NT II.

Kepada wartawan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penatagunaan Sumber Daya Air (PSDA) Nusa Tenggara II, Melkior Alexander Lukas,ST.SP.M.T mengatakan, kegiatan penanaman pohon di sungai Talau Kabupaten Belu didahului dengan pembekalan yang disampaikan oleh Narasumber dari UNDANA Kupang yaitu Dr. Philiphi dr Rosari, Ph.D.

Kegiatan penanaman pohon di Sungai Talau di buka oleh Wakil Bupati Belu Drs. Aloysius Haleserens, M.M yang di hadiri oleh Masyarakat, Tokoh agama, Tokoh masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Belu serta Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.

Mell  menguraikan,  5000 jenis anakan pohon yang ditanam di Sungai Talau Kabupaten Belu terdiri dari beberapa jenis pohon yaitu Trambesi 3000 anakan, Pohon Bayam 300, pohon beringin 100 anakan, Jambu Biji 500 anakan, Mangga 100 anakan, Petes, 500 anakan dan Jambu mete 500 anakan.

Mell mengatakan, Tujuan dari Aksi Penanaman Pohon yang diselenggarakan oleh Forum Masyarakat Peduli Sungai Talau adalah, sebagai upaya mitigasi dampak perubahan iklim global, degradasi dan deforestasi hutan dan lahan, serta upaya konservasi sumber daya air.

Mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi pada daerah aliran sungai sekaligus mewujudkan sinergitas dan peran serta masyarakat, dalam konservasi Sumber Daya Air;

Memulihkan kondisi daerah tangkapan air, menjaga sumber-sumber mata air, sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga dan mencintai lingkungan;

Meningkatkan kepedulian seluruh warga masyarakat menuju solidaritas dalam pelestarian alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan;

Mendorong masyarakat untuk menjaga, melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal sebagai masyarakat berbasis sungai dan menyalurkan aspirasi peran aktif warga masyarakat potensi kepedulian terhadap lingkungan khususnya di kawasan sungai Talau, Kabupaten Belu pada umumnya.  (*/Yuser)

No More Posts Available.

No more pages to load.