Terkait Corona, Pemkab Malaka Terbitkan 2 Edaran Liburkan Sekolah, ASN, Kades Dan Perangkat Desa

oleh -2.642 views

Betun, LikuraiOnline.com — Sejauh ini, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Malaka telah menerbitkan 2 Surat Edara terkait Pencegahan Penyebaran Corana Virus 2019 (Covid-19), yang mana meliburkan semua lembaga pendidikan dan merumahkan para Kepala Perangkat Daerah, Apatatur Sipil Negara (ASN), Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kabupaten Malaka.

Surat Edaran pertama adalah Surat Pemberitahuan bernomor DPKPO.420/ 109/ III/ 2020, diterbitkan Sekretariat Daerah Kabupaten Malaka pada tanggal 18 Maret 2020 dan ditandatangani Asisten I Setda Malaka, Drs. Zhakarias Nahak atas nama Bupati Malaka.

Surat Edaran ini merupakan pengantar Instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 443/100/PK/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pada Satuan Pendidikan Di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan menerbitkan pemberitahuan libur sekolah bagi semua lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Malaka.

Pemeberitahuan tersebut disampaikan kepada para Kepala Satuan Pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD/ MI, SMP/ MTs, hingga SMA/ SMK/ SMAK di seluruh wilayah Kabupaten Malaka.

Isi dari Surat Edaran tersebut adalah meliburkan semua lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Malaka, sesuai Instruksi Gubernur, yaitu sejak Jumat (20/03/2020) hingga Sabtu (04/04/2020).

Surat Edaran ke dua bernomor: Pem.130/42/III/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), diterbitkan tanggal 20 Maret 2020 dan ditandatangani Asisten III Setda Malaka atas nama Bupati Malaka.

Surat Edaran ini ditujukan kepada para Kepala Perangkat Daerah dan Para Kepala Desa se-Kabupaten Malaka, yang mana menegaskan, bahwa mulai Tanggal 20 Maret 2020, para Kepala Perangkat Derah, Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Desa dan Perangkat Desa di Lingkup Pemerintah Kabupaten Malaka dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja dari rumah atau tenpat tinggalnya masing-masing (Work from Home).

Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Dua Surat Edaran dari 2 Menteri tersebut terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain itu, melalui Surat Edaran tersebut ditekankan agar: Kepala Perangkat Daerah memastikan terdapat minimal 2 (Dua) Level pejabat struktural yang terdiri dari satu pejabat administratur dan satu pejabat pengawas serta staf yang berada di bawahnya untuk tetap melaksanakan tugas di kantor sehingga penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan secara optimal dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara, para Kepala Desa harus memastikan Sekretaris Desa dan Satu Kepala Urusan derta Dua Staf untuk tetap melaksanakan tugas di kantor sehingga penyelenggaraan Pemerintahan Desa tetap berjalan secara optimal dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Pembagian sistem kerja sebagaimana disebutkan di atas dilakukan secara bergantian dan dibuktikan dengan daftar hadir, yang akan dilaporkan secara berkala (mingguan) kepada Bupati Malaka, cq. Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Malaka bagi Perangkat Daerah dan Kepada Bupati Malaka cq. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bagi Kepala Desa.

Selain itu, melalui Surat Edaran tersebut ditegaskan juga agar Kepala Perangkat Derah, Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Desa dan Perangkat Desa yang tidak sedang menjalankan tugas di kantor agar tetap berada di rumah / tempat tinggal masing-masing dan tidak meninggalkan wilayah Kabupaten Malaka.

Para Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Desa juga diminta untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang di satu lokasi.*(john germanus)