Stok Blangko e-KTP di Malaka Habis, Dukcapil Malaka Terbitkan Suket Bagi Masyarakat

oleh -321 views
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Dukcapil) Kabupaten Malaka Ferdinandus Rame,S.IP (Foto : Gonsa Bria)

Betun LikuraiOnline.com—Stok Blangko E- KTP di Kabupaten Malaka habis. Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Dukcapil) Kabupaten Malaka akan menerbitkan Surat Keterangan (Suket)  kepada masyarakat Malaka yang telah melakukan perekaman e-KTP.

Sementara, bagi masyarakat yang belum merekam e KTP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan terbitkan KTP sementara.

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Dukcapil) Kabupaten Malaka Ferdinandus Rame,S.IP kepada wartawan LikuraiOnline.com, Rabu 17 Juni 2020.

Ia menjelaskan,  Blangko e-KTP di Kabupaten Malaka stoknya sudah habis sehingga  Dinas Dukcapil Malaka akan mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) Aplikasi bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman e-KTP.

“Kartu Tanda Penduduk (KTP) itu terlahir dari kartu keluarga, karena semua data pribadi seseorang baik untuk yang usia 17 tahun, ataupun yang sudah menikah itu ada di Kartu Keluarga”, ujar Ferdi Rame.

Ia menjelaskan, pada tanggal 20 Maret 2020 dians Dukcapil Malaka dirinya ke Kupang untuk mengambil 4000 keping blanko e-KTP. Pihaknya memulai pelayanan pada tanggal 23 Maret sehingga dalam proses pelayanan sampai dengan tanggal 14 Mei Blangko itu habis.

ia mengatakan, pihaknya sudah memesan lagi 15 ribu keping blanko e KTP dari Pemerintah Pusat. Namun, karena pandemi Covid 19 sehingga  bisa diambil.

“Saya sudah pesan lagi ke Kementerian dan Provinsi sejak tanggal (18/05) lalu itu sebanyak 15.000 keping, dan puji Tuhan sudah mendapat respon bahwa blangkonya ada , tetapi yang menjadi kendala kita saat ini adalah kita mengambilnya seperti apa, karena sekarang ini masih dalam Pandemi Covid, tetapi kita tetap berkomunikasi untuk seperti apa caranya kita untuk mendapatkan blangko tersebut,” ujar mantan Camat Rinhat ini.

ia menjelaskan, saat ini pihaknya melayani masyarakat dengan membuat Surat keterangan aplikasi, kepada masyarakat yang sudah merekam data E-KTP, tetapi kalau untuk mereka yang belum merekam maka kita buatkan mereka Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sementara.

“Bagi yang sudah merekam mereka datang kasi tunjuk datanya, maka kita cetakan surat keterangan aplikasinya. Surat keterangan aplikasi ini sesuai dengan data diri yang sudah direkam, jadi Surat Keterangan itu sesuai dengan data diri mereka sendiri. Surat keterangan aplikasi yang kita buatkan sekarang ini berupa print out dari data rekaman e-KTP, kalau bagi yang belum merekam itu akan kita kasih Kartu Tanda Penduduk (KTP) sementara,”katanya.

Terpantau hari masyarakat yang berada di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengurus berkas baik Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Aplikasi, dan semua tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. (Gonza Bria)