Rumah Ibadah di Malaka Dibuka 17 Juni 2020,  Pemerintah Menghimbau Untuk Tetap Taat Protokol Kesehatan

oleh -260 views

Betun LikuraiOnline.com—Pemerintah Kabupaten Malaka menggelar rapat koordinasi dengan semua stakeholder menjelang pembukaan rumah ibadah pasca menerapan new normal. Rakor digelar di Aula kantor Bupati Malaka Rabu, 17 Juni 2020.

Rapat yang dipimpin Bupati Malaka dr.Stefanus Bria Seran,MPH itu dihadiri Kapolres Malaka AKBP Albertus Neno, SH, Danramil 1605-09 Biuduk Foho Lettu Inf Leo Suares, Danramil 1605-04 Betun Kapten Inf Wagino, Perwakilan Komandan Yonif Raider Khusus 744/SYB Lettu Inf Alamudin, Pimpinan Agama Katolik, Protestan dan Islam

Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran MPH  kepada wartawan usai rakor mengatakan, keputusan untuk pembukaan rumah ibadah di Kabupaten Malaka ambil setelah melihat kesiapan yang disampaikan oleh setiap pemimpin agama dalam rapat koordinasi yang digelar Pemda Malaka.

“Rumah ibadah baik untuk misa, kebaktian dan sholat mulai buka hari ini (17 Juni 2020). Kita majukan dari jadwal yang sebenarnya baru bisa dibuka pada tanggal (1/07) nanti, tetapi dalam hasil rapat hari ini setelah kita mendengar kesiapan dari seluruh pimpinan agama yang ada di Malaka maka hari ini kita buka kembali semua tempat ibadah di Malaka.

Masyarakat Malaka silahkan melakukan ibadah baik di gereja bagi yang Kristen dan mesjid bagi yang Muslim dengan mengacu pada protokol kesehatan yakni jaga jarak aman, pakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ke rumah ibadah atau mesjid,”ungkap Bupati Malaka yang akrab disapa SBS ini.

Lebih lanjut, Bupati Stef mengatakan Dinas Kesehatan dan juga dari pihak keamanan TNI dan Polri untuk selalu melakukan pengontrolan saat masa new norms ini.

“Kita akan tugaskan petugas kesehatan dari setiap puskesmas yang ada di Malaka untuk berada disetiap rumah ibadah yang ada di Malaka,”ungkap SBS.

Bupati SBS  menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malaka akan tetap melakukan pengawasan selama masa new norms di Kabupaten Malaka. Jika ada  masyarakat yang masih acuh tak acuh terhadap protokol kesehatan akan kita lakukan teguran kepada mereka sebanyak 3 (tiga) kali dan apabila tidak diindahkan maka Pemerintah akan mengambil langkah tegas kepada masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan.

“Kita jangan berpikir bahwa masa new norms atau tatanan kehidupan baru ini virus itu sudah tidak ada, virus itu tetap ada di mana-mana sehingga kita anjurkan untuk tetap taat pada protokol kesehatan, wajib pakai masker, jaga jarak aman, dan selalu cuci tangan,” kata mantan kepala Dinas kesehatan Provinsi NTT ini.

ia mengharapkan bekerja sama dan bekerja keras semua masyarakat Malaka untuk tetap menjaga daerah Malaka sampai virus ini berlalu dari  daerah dan tetap dalam keadaan aman.

Kapolres Malaka AKBP Albertus Neno SH kepada media mengatakan kesiapannya untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk mengontrol setiap aktivitas masyarakat.

“Kita siap untuk mengontrol di setiap rumah ibadah di Kabupaten Malaka. Kita akan menugaskan anggota disetiap rumah ibadah untuk menjaga dan mengawasi aktivitas di setiap rumah ibadah di Malaka,”kata Kapolres Malaka.

Komandan Yonif Raider Khusus 744/SYB melalui Komandan Kompi Yonif Raider Khusus 744/SYB Lettu Inf Alamudin mengatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malaka dan Polres Malaka untuk mengawal Pemberlakuan New Norms di Kabupaten Malaka. (Gonsa Bria)