Pemkab Malaka Lanjutkan Pembangunan Tanggul Pengaman Banjir Di Kecamatan Malaka Barat

oleh -458 views
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka Ir.Yohanes Nahak dan staf lakukan survey ke lokasi pembangunan tanggul pengaman banjir di Kecamatan Malaka Barat

Betun, LikuraiOnline.com — Warga beberapa desa di wilayah Aintasi, Kecamatan Malaka Tengah dan Kecamatan Malaka Barat menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka untuk melanjutkan pembangunan tanggul pengaman banjir di pinggiran Kali Benenain, yang melintasi beberapa desa tersebut, khususnya di antara Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat dan Desa Lawalu, Kecamatan Malaka Tengah.

Lanjutan pembangunan tanggul tersebut dinilai sangat membantu masyarakat sekitar dalam mencegah banjir luapan Kali Benenain, yang kerap melanda wilayah tersebut.

Salah satu Warga Desa Motaain, Markus Atok, kepada wartawan di Betun, Selasa pagi (03/03/2020) mengaku sangat senang mengetahui rencana pembangunan lanjutan tanggul tersebut.

“Kemarin (Senin, 02 Maret, red), Bapak Kepala Dinas Pekerjaan Umum sudah survey ke lokasi. Itu ada celah di antara Desa Motaain dan Desa Lawalu, pas di kali mati.

Biasanya air meluap lewat celah itu. Katanya mau dibangun tanggul. Tentunya, kami masyarakat sangat senang mendengar kabar ini”, ujar Markus.

Terkait itu, Markus mengungkapkan, masyarakat sangat berterimakasih kepada Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), yang selama masa kepemimpinannya telah memberikan perhatian khusus pada upaya penanggulangan bencana banjir di hilir Benenain, termasuk wilayah Aintasi.

Terpisah, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengungkapkan, penanggulangan Bencana adalah salah satu program prioritas Pemkab Malaka dibawah kepemimpinannya bersama Drs. Daniel Asa (Alm).

“Penanggulangan bencana merupakan salah satu program prioritas kita. Dan salah satu fokus utama kita adalah menanggulangi masalah banjir luapan kali Benenain yang sebelumnya menjadi momok bagi masyarakat di Hilir Benenai, khususnya sebagian besar Malaka Barat dan Malaka Tengah”, ujar Bupati SBS.*(john germanus)