Jelang Musim Tanam, Pemkab Malaka Distribusi Bibit Jagung Untuk Masyarakat

oleh -250 views
Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Fransiskus X Nahak, SP

Betun, Likuraionline.com--Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan  mendistribusi  bibit jagung kepada masyarakat untuk dapat ditanam pada musim tanam pertama (MT 1) Tahun 2020.

Hingga saat ini benih jagung yang sudah didistribusi kepada masyarakat mencapai 60 ton yang bersumber dari pembiayaan APBN.  Jenis bibit yang disalurkan kepada masyarakat adalah jagung hibrida.

Selain bibit dari Pemerintah Pusat, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan juga menyalurkan bibit jagung Composit  yang dialokasikan melalui  Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) sebanyak 24 ton.

Demikian disampaikan Sekertaris Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malaka melalui Kabid Tanaman Pangan, Fransiskus X Nahak, SP kepada wartawan, Senin 21/12/2020.

Dikatakan Frans, target penanaman jagung pada MT 1 sebanyak 21.100 ha. Dari target tersebut petani sudah mulai tanam sebanyak 560 ha dan akan terus bertambah dari hari ke hari sesuai dengan ketersediaan curah hujan.

“Kita sudah koordinasikan dengan mantri tani dan penyuluh di lapangan untuk terus melakukan pemantauan agar rakyat memanfaatkan ketersediaan curah hujan untuk melakukan penanaman,”ujarnya.

Lanjutnya dengan memperhatikan ketersediaan curah hujan yang ada dirinya optimis petani akan memanfaatkan peluang yang ada untuk melakukan penanaman, katanya.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan penyuluh kita untuk memantau penanaman jagung pada lahan-lahan yang sudah diolah dengan traktor milik pemerintah seluas 2.160 hektar lebih dalam tahun ini”

“Kita harapkan lahan-lahan yang sudah diolah pemerintah harus ditanami dan dirawat secara baik agar rakyat mendapatkan hasil panenan yang berlimpah seperti tahun-tahun sebelumnya,”ungkap Frans.

Ia juga akan terus memberikan motivasi dan dorongan kepada petani agar rajin berkebun untuk bisa mendapatkan hasil yang baik demi mencukupi ketersediaan makanan.

“Kita tetap memberikan dorongan dan motivasi kepada petani kita agar tetap rajin berkebun karena semua hasil yang didapatkan dinikmati bersama keluarga dan juga untuk menjaga ketersediaan makanan nantinya,”kata Frans. (Gonza Bria)