Pembangunan Bronjong Pengaman Sungai Wekonon Rampung

oleh -747 views
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Ir. Yohanes Nahak.

Malaka, Likuraionline.com--PembangunanĀ  Pengaman sungai Wekonon di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka melalui Dinas PUPR Kabupaten Malaka rampung.

Bronjong tersebut dibangun untuk memproteksi masyarakat dari banjir kali Wekonon.

Demikian disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Ir. Yohanes Nahak saat dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, upaya pengendalian dan pengamanan sungai Wekonon yaitu dengan cara melakukan perkuatan tebing dengan memasang bronjong untuk dapat melindungi pemukiman warga yang tinggal di sekitar Desa Haitimuk.

“Kita lakukan agar kecepatan aliran air di sungai Wekonon bisa diperlambat sehingga tidakĀ  menggerus tepi sungai dan menyasar ke permukiman warga , karena pada umumnya kecepatan aliran di tikungan terluar sungai lebih besar daripada kecepatan di sisi lainnya,”ujar Yohanes.

Lanjut Yohanes, pada saat musim hujan terjadi fluktuasi air di sungai Wekonon dan akan memicu longsor (Landslide) maka perlu perkuatan tebing dengan memasang bronjong.

“Jika hujan lebat maka akan terjadi luapan air dari Bendung Benenain sehingga banyak kebun atau sawah disekitar pinggir sungai rusak dan terbawa arus air.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kita memasang bronjong dipinggir sungai sehingga tidak merambat ke permukiman warga, tambahnya.

Menurut Kadis Yohanes, untuk tahun 2020 khusus Bidang Pengairan mendapat dua item proyek yaitu perkuatan tebing dan peningkatan jaringan irigasi dengan memasang 22 pintu air pada titik yang telah ditentukan dengan sumber dana dari APBD

Untuk perkuatan tebing lokasinya ada di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman sepanjang 210 meterĀ  dengan anggaran sebesar Rp.1.163.042.846,57 dan masa kontrak selama 120 hari kalender terhitung dari tanggal 27 Agustus sampai 24 Desember 2020.

Sementara itu untuk peningkatan jaringan irigasi ada 22 pintu air yang ditentukan dimana tersebar pada dua Desa yaitu Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah dan Desa Lakekun Barat Kecamatan Kobalima.

“Pemasangan 22 pintu air tersebut guna mendukung salah satu program prioritas Bupati Malaka yakni Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM)sehingga kedepan produktifitas pertanian semakin meningkat,”jelas Kadis Yohanes. (Gonza Bria)