Lima Item Pekerjaan Puskesmas Tafuli 100 Persen

oleh -1.021 views
Gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tafuli di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka

Betun, LikuraiOnline.com — Sebanyak 5 dari 7 item pekerjaan  Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas ) Tafuli di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka  telah rampung 100 persen, sedangkan 2 lainnya sementara dalam proses finishing.

Data yang berhasil dihimpun media ini dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Herman Klau, Selasa (07/01/2020) menyebutkan, 5 item pekerjaan yang sudah 100 persen adalah 2 unit Rumah Dinas Medis yang dikerjakan oleh CV. Konstruksi Indah dengan nilai kontrak sebesar Rp. 921.509.232,02; Rumah Dinas Paramedis yang dikerjakan oleh CV. Cahaya Abadi menelan anggaran sebesar Rp. 921.400.047; Pengadaan Ambulance; Alkes dan IPAL.

“Sedangkan 2 item yang belum 100 persen adalah Pengerjaan Sarana dan Prasarana Air Bersih yang dikerjakan oleh CV. Tirta Alam Jaya dengan nilai kontrak sebesar Rp.239.003.342 dan pembangunan gedung standar Puskesmas Tafuli oleh PT. Wimala Nusantara Abadi dengan nilai kontrak sebesar Rp. 4.601.629.629,58”, jelas Herman.

Untuk Pengerjaan Sarana dan Prasarana Air Bersih, tambah Herman, telah mencapai 90 persen. Sedangkan, pembangunan gedung standar puskesmas telah mencapai 95 persen.

Kedua kontraktor tersebut, lanjut Herman, akan dikenakan denda keterlambatan sesuai ketentuan yang berlaku, mengingat masa kontraknya telah berakhir atau telah jatuh tempo tempo pada 14 Desember 2019.

Terpisah, Kontraktor pelaksana pembangunan gedung standar Puskesmas Tafuli, PT. Wimala Nusantara Abadi yang dikonfirmasi melalui kuasa pelaksananya di Malaka, Wahyono membenarkan, jika pekerjaan proyek tersebut belum rampung 100 persen.

“Untuk pembangunan Puskesmas Tafuli, kita masih menunggu kiriman kaca dan Aluminium Composite Panel (ACP) dari jawa. Sambil menunggu, kita lakukan perapian cat dan pemasangan lampu-lampu”, jelas Wahyono.

Sementara, terkait denda keterlambatan, Wahyono menegaskan, pihaknya akan tunduk sepenuhnya pada kebijakan dan peraturan yang berlaku.*(john germanus)