Gubernur NTT Mengapresiasi Kinerja Kelompok Tani Fajar Pagi

oleh -485 views

Kupang,LikuraiOnline.com–Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), hari  Kamis 02/04/2020, melakukan kunjungan ke Kabupaten Kupang.

Kunjungannya tersebut dalam rangka panen jagung jenis Komposit Lamuru yang terletak di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

Orang nomor satu di NTT ini mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Kelompok Tani Fajar Pagi, karena telah berhasil menanam, merawat dan akhirnya dapat menuai hasil dengan kualitas yang sangat baik. Melihat hasil yang telah dicapai oleh Kelompok Tani Fajar Pagi ini, membuat mantan Anggota DPR RI ini meminta Kepala Dinas Pertanian untuk segera mendata jumlah lahan di Kabupaten Kupang yang kedepannya dapat ditanami jagung.

“Saya mau agar kedepan Dinas Pertanian mendata berapa besar lahan kosong yang dapat ditanami jagung, siapa yang mengelola, sampai ke perhitungan anggaran.

Buat perhitungan sampai ke anggaran yang dibutuhkan berapa banyak, sehingga pemerintah akan masuk untuk memfasilitasinya,” urai Gubernur.

“Kalau kesulitan air maka pemerintah akan bantu dengan cara membelokkan aliran air dari sungai yang ada di sekitar ke lokasi tanam.

Jadi tidak akan ada lagi masalah mengenai air kedepannya. Asalkan untuk kesejahteraan rakyat, maka apapun akan difasilitasi oleh pemerintah, tentunya dengan perhitungan yang cermat,” sambung Laiskodat.

Sebelum meninggalkan lokasi panen ini, Gubernur Viktor juga meminta kepada pihak kelompok tani agar batang jagung yang telah selesai dipanen, dikumpulkan kembali untuk dijadikan pakan ternak.

Dan tentunya pihak pemerintah akan menyiapkan orang untuk melatih kelompok tani ini mengenai cara mengolahnya.

Sampai dengan sekarang, kelompok tani fajar pagi ini telah berhasil memanen jagung dengan jenis yang sama di lahan seluas 52 hektar, dan masing – masing hektarnya mampu menghasilkan jagung 5,5 sampai 6 ton per hektarnya.

Untuk diketahui, bahwa tempat ini pernah didatangi oleh Gubernur VBL sebelum dirinya dilantik menjadi Gubernur NTT dirinya meminta agar tempat ini mampu melaksanakan program pemerintah “tanam jagung panen sapi”, saat itu pula beliau berjanji akan mendatangkan tenaga pendamping untuk melatih para petani mengenai cara tanam yang baik sampai ke proses panennya.

Dan saat ini kelompok tani Fajar Pagi ini didampingi oleh 10 orang tenaga pendamping yang berasal dari Dinas Pertanian Provinsi dan dari Pihak Universitas Nusa Cendana.

Turut hadir mendampingi Gubernur, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Christian Mbuik dan juga Staf Khusus Gubernur
Imanuel Blegur. (Sam Babys/ Biro Humas dan Protokol/Mf).