Dua Kabupaten di NTT Sudah Salurkan Dana Desa Tahap Satu

oleh -570 views
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi NTT, Semuel Rebo

Kupang,LikuraiOnline.com-– Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi NTT, baru dua kabupaten di NTT yang menyalurkan dana desa tahap satu. Dua kabupaten dimaksud yakni Kabupaten Manggarai Barat dan Sumba Timur.

“Kita harap dalam satu atau dua bulan ini, semua kabupaten harus merealisasikan penyaluran dana desa tahap satu. Penyaluran tahap satu sebesar 40 persen, tahap kedua juga 40 persen dan tahap ketiga 20 persen,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi NTT, Semuel Rebo di ruang kerjanya, Selasa (25/2/2020).

Mantan Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT ini  berharap, dana desa tahap satu dapat segera diserap untuk pelaksanaan program yang sudah direncanakan karena persyaratannya tidak terlalu berat.

Pasalnya, data penggunaan dana desa tahun sebelumnya belum wajib dimasukan untuk laporan pertanggungjawaban.

“Nanti di tahap dua baru wajib dilaporkan penggunaan dana desa dari tahun sebelumnya dan harus lengkap. Tapi di tahap satu hanya butuh peraturan bupati (Perbup) tentang alokasi anggaran dana desa. Kemudian ada peraturan desa (Perdes) tentang penetapan anggaran belanja desa (APBDes),” jelasnya.

Selain itu, kata dia, jika sudah ada surat kuasa dari pemerintah kabupaten kepada kepala desa dan persyaratannya sudah lengkap dan dipenuhi, maka mereka sudah bisa mengajukan pencairan dana desa.

Fokus dari dana desa adalah untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Juga untuk pembangunan infrastruktur desa.

“Untuk pencairan dana desa tahap ketiga 20 persen, akan diminta soal realisasi penanganan stunting. Jadi semua desa di NTT harus mengalokasikan dana desa untuk penanganan stunting,” ungkapnya.

NTT Dialokasikan Dana Desa Rp 3,9 Triliun

Semuel Rebo mengatakan, dana desa untuk Provinsi NTT tahun 2020 mengalami kenaikan dari Rp 3,2 triliun menjadi Rp 3,9 triliun. Dengan demikian ada kenaikan sekitar Rp 70 miliar. Dana ini nantinya diperuntukkan bagi 3.026 desa di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini.

“Kami sudah mendapat pemberitahuan dari pemerintah pusat tentang adanya peningkatan alokasi dana desa untuk NTT sebesar Rp 70 miliar pada 2020,” katanya.

Rebo menjelaskan, dalam sistem penyaluran dana desa ad perubahan-perubahan dari tahun 2019 lalu. Dan prosentase penyaluran dana desa tahun 2019 lalu sebesar 90-an persen lebih.

“Kita berharap agar pengelolaan dana desa tahun ini lebih baik dari tahun kemarin,” katanya.

Menurut mantan Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT itu terdapat tiga kabupaten di NTT yang tidak mendapat tambahan alokasi dana desa pada 2020 yaitu Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur dan Sabu Raijua.

Dia mengaku tidak mengetahui secara persis mengapa tiga kabupaten itu tidak mendapat penambahan alokasi dana desa pada 2020. Sebab yang menentukan penambahan alokasi dana desa merupakan kewenangan Kementerian Keuangan.

Kementerian Keuangan, tambah Rebo, memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan besaran alokasi dana desa setiap kabupaten di provinsi berbasis kepulauan ini.

Ia berharap semakin bertambahnya alokasi dana desa tahun 2020, maka pertumbuhan ekonomi di desa semakin berkembang pesat. (User)