Cegah Peredaran Narkotika, Bank NTT dan BNN Tandatangani Nota Kesepahaman

oleh -201 views
Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Teguh Iman Wahyudi, S.H., M.M dan Plt. Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Jumat (26/06/2020).

Kupang,LikuraiOnline.com— Guna menciptakan generasi muda yang handal, cerdas, inovatif, kreatif, produktif dan bebas dari Narkoba, PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTT menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini berlansung pada acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tingkat Provinsi NTT yang bertempat di Aula kantor BNN Provinsi NTT, Jumat (26/06/2020).

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena acara peringatan HANI tahun 2020 dirayakan dengan konsep virtual dan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI, K.H Ma’ruf Amin.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI)  2020 mengusung tema “Hidup 100% di Era New Normal, Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba” yang berlangsung secara virtual ini diikuti oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN-RB), Tjahjo Kumolo, Kepala BNN Indonesia, dan diikuti pula oleh seluruh perwakilan BNN Provinsi di Indonesia.

Sementara itu untuk peringatan HANI 2020 yang berlangsung di Aula Kantor BNN Provinsi NTT ini dihadiri oleh Kepala dan Staf BNN Provinsi NTT serta Perwakilan dari Pemerintah Provinsi NTT, Polda NTT, Korem 161/WS, Manajemen Bank NTT dan segenap undangan lainnya.

Plt. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho yang didampingi Direktur Umum Bank NTT Yohanis Landu Praing dan Direktur Kepatuhan Bank NTT Hilarius Minggu kepada wartawan usai acara Penandatanganan Nota Kesepahaman mengatakan untuk mendukung Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Bank NTT akan membantu mensosialisasikan imbauan-imbauan BNN Provinsi NTT tentang hidup Sehat dan Produktif tanpa Narkoba.

“Imbauan-imbauan BNN tentang pencegahan bahaya Narkoba ini akan di sosialisasikan Bank NTT melalui seluruh Mobile Banking, ATM dan Internet Banking yang dimiliki Bank NTT, dan dengan langkah ini diharapakan dapat mendukung upaya BNN untuk memberantas Narkoba sesuai gerakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” ungkap Alex Riwu Kaho.

Ditempat yang sama Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Teguh Iman Wahyudi, S.H., M.M, mengatakan dalam memerangi Narkoba diperlukan kepedulian dari semua elemen masyarakat.

“Masalah Narkoba tidak cukup hanya ditangani oleh Kepolisian dan BNN kerena Narkoba ini adalah musuh Negara, musuh rakyat Indonesia dan musuh kita semua.

Narkoba harus kita perangi dan kita berantas sampai ke akar-akarnya.  Oleh karena itu perlu keterlibatan dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat baik itu yang tergabung dalam instansi pemerintah maupun swasta tanpa terkecuali,” ujarnya.

Dirinya sangat memberikan apresiasi dengan adanya respon yang positif dari Bank NTT dalam mendukung Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

“Guna menginformasikan tentang bahaya Narkoba kami bersinergi dengan Bank NTT, dan diharapkan dengan langkah ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat lebih memahami tentang bahaya Narkoba itu sendiri.

Selain itu saya juga sangat mengapresiasi sinergi yang terbangun antara BNN Provinsi NTT dan Bank NTT dalam mendukung gerakan Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika,” pungkasnya. (Rolin/User)