Warga Weliman Akui RPM  Dongkrak Produksi Pertanian

oleh -1.017 views

Betun, LikuraiOnline.com —- Petani lahan basah di Desa Laleten, Kecamatan Weliman yang tergabung dalam Delapan Kelompok Tani (Poktan) mengakui peran Revolusi Pertanian Malaka (RPM) dalam mendongkrak produksi pertanian.

Karena peran RPM yang sangat strategis ini, warga yang ditemui wartawan di lokasi persawahan Desa Laleten, Rabu (01/05/2019) meminta agar Bupati SBS mau melanjutkan kepemimpinan di Malaka dan tetap mempertahankan program yang dinilai pro rakyat ini.

Ketua Poktan Setia Makmur, Emerensiana Rika Seran mengungkapkan, dengan adanya program RPM ini maka semua lahan milik anggota kelompok yang dipimpinnya bisa dioptimalkan.

“Dulu kita olah sesuai kemampuan keuangan, sekarang kita senang karena kita tidak usah pikir uang untuk olah lahan. Yang penting kita siap tenaga untuk kerja”,  ungkap Emerensiana.

Selain pengolahan tanah secara gratis, petani juga mendapatkan bantuan berupa benih padi unggul, berikut pupuk dan pestisida.

“Varietas Benih yang kita dapat dari dinas adalah jenis Ciherang. Kemudian kita dapat dua jenis pupuk, yakni Urea dan NPK Plus serta obat atau pestisida”,  tutur Yosefina Hoar, Ketua Poktan Halileon Diak.

Lebih dari itu semua, tutur Ketua Poktan Solidaritas, Gabriel Nahak, petani sangat senang karena mereka selalu didampingi oleh penyuluh lapangan yang saban hari selalu bersama petani di lokasi.

“Ada penyuluh lapangan yang ahli di bidangnya dan selalu menemani kami di lapangan. Sehingga begitu ada kesulitan atau kendala yang kami temui langsung bisa dapat solusi”,  tandas Gabriel.

Sementara itu, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Laleten, Jeremias Nahak menungkapkan, luas sawah yang dikelolah delapan kelompok tani tersebut mencapai 150 Hektar.

“Totalnya itu ada 150 hektar. Yang 65 Hektarnya kita tanam dengan metode biasa, sedangkan 95 Hektar lagi kita tanam dengan pola tanam Jajar Lagowo 21.

Untuk kawasan ini, kita mulai tanam akhirJanuari, sehingga perkiraannya, sudah bisa panen dalam waktu dekat ini”,  tutur Jeremias.

Jeremias menambahkan, delapan kelompok tani (Poktan) dampingannya di Desa Laleten tersebut adalah Poktan Setia Makmur, Poktan Irigasi Baru, Poktan Sinar Kasih, Poktan Lestari Cinta Malaka, Poktan Halileon Diak,  Poktan Sinar Weliman, Poktan Solidaritas dan Poktan Kmilaran Indah.*(john germanus)