Warga Sebut Hotmiks Lingkar Weoe Salah Satu Bukti Prestasi Bupati SBS Pimpin Malaka

oleh -1.664 views

Betun, LikuraiOnline.com –—Pembangunan infrastruktur jalan lingkar Weoe di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku dari pekerasan menjadi hotmiks dinilai sebagai salah satu bukti dari prestasi Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH dalam memimpin Kabupaten Malaka.

Hal itu terungkap dalam perbincangan media ini dengan beberapa tokoh masyarakat Desa Weoe di Weoe, Minggu (05/05/2019).

Salah satu tokoh pemuda Desa Weoe, Yanuarius Klau mengungkapkan, percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu program unggulan Bupati SBS dan Wakil Bupati DA (almarhum) sudah berjalan dengan baik.

Menurut Yanuarius, pengaspalan berbagai ruas jalan, bahkan sampai ke berbagai pelosok Kabupaten Malaka perlu diapresiasi.

“Kita tidak bisa menyangkal, bahwa program percepatan pembangunan infrastruktur jalan dibawah pemerintahan Bapak Bupati SBS ini sudah berjalan dengan sangat baik.

Ini terbukti dengan pengaspalan pada berbagai ruas jalan, termasuk ruas Jalan Lingkar Weoe ini”, tutur Yanuarius.

Atnasius Bria Seran, tokoh pemuda Desa Weoe lainnya menandaskan, pekerjaan ruas jalan lingkar Weoe tersebut memberikan sinyal bahwa pemerintahan Bupati SBS baik dan pantas untuk dilanjutkan.

“Hemat saya, apa yang sudah dikerjakan Bupati SBS selama tiga tahun lebih ini sangat baik dan saya pikir baik untuk diberikan kesempatan kepada bapak Bupati SBS untuk menuntaskan rencana pembangunan yang sudah diagendakan”, tandas Atnasius.

Secara terpisah, tokoh adat Laetua Bauna, Ferdinandus Seran, menganggap hotmiks jalan Lingkar Weoe merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati SBS terhadap pembangunan di Kabupaten Malaka yang baru seumur jagung ini.

“Kita butuh pemimpin yang mau perhatikan pembangunan di daerah ini. Karena menurut saya, kebijakan pembangunan itu sangay bergantung pada kebijakan seorang pemimpin.

Sama seperti kita naik mobil dari Malaka menuju Kupang, sopir yang menentukan kita akan lewat jalur utara atau jalan selatan. Sopir juga yang tentukan apakah kita jalan pelan-pelan atau cepat”, tutur Ferdinandus.

Begitu juga pembangunan di suatu daerah, termasuk di Kabupaten Malaka, menurut Ferdinandus, sangat tergantung pada kebijakan Bupati.

“Menurut saya, kebijakan Bupati SBS untuk mempercepat pembangunan di bidang-bidang yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, seperti bidang pertanian dan jalan raya patut kita hargai.

Saya ini tidak sekolah tetapi saya bisa lihat, bisa rasakan dan bisa alami bahwa pemerintah sekarang baik karena sudah perhatikan rakyat, antara lain, sudah aspal jalan sampai ke kampung Weoe ini”, pungkasnya.*(john getmanus)