Warga Malaka Senang, Pengerjaan Ruas Jalan Provinsi Batas Kabupaten Belu-Malaka Segera Dimulai

oleh -1.532 views

Betun, LikuraiOnline.com —— Ruas Jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu mulai dikerjakan oleh  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pantauan media ini, Minggu (03/06/2019) papan informasi proyek tersebut telah dipasang di dua titik yakni di Desa Kusa persis kurang lebih seratus meter arah selatan Kantor Desa Kusa dan di Desa Wemeda, persis di pertigaan Felumasin menuju Fohokiik.

Di sekitar pertigaan Felumasin tersebut telah dibangun base camp proyek, sementara di jalan baru yang dibangun untuk menggantikan jalan yang longsor dipasang papan peringatan tumpukan material proyek.

Beberapa pekerja yang ditemui di base camp tersebut ketika dikonfirmasi wartawan mengaku pengerjaan ruas jalan tersebut akan segera dikerjakan oleh pihak kontraktor yang memenangkan tender proyek tersebut.

“Memang benar kita akan segera kerjakan ini. Dalam beberapa hari ini”, kata pekerja yang minta namanya tidak dikorankan.

Dari papan infornasi proyek yang terpasang diketahui, proyek tersebut adalah Peningkatan Jalan Batas Kabupatrn Belu – Sanleo – Simpang Welaus. Nilai kontrak proyek tersebut adalah Rp. 1.299. 421.000, bersumber dari APBD I Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Konsultan Pengawas proyek tersebut adalah PT. Decont Mitra Consulindo beralamat di Kota Kupang. Sedangkan Kontraktor Pelaksana adalah CV. Alva Angkasa, beralamat di Fatubenao – Atambua, Belu.

Beberapa warga Malaka yang ditemui wartawan ketika melintasi ruas jalan tersebut mengaku senang. Mobilitas warga selama tergambat karena ruas jalan tersebut berlobang-lobang.

“Jalan ini sudah sangat rusak sehingga sangat mengganggu mobilitas warga. Kami sangat senang karena Pemerintah Provinsi NTT sudah mau mulai perbaiki”, kata James Dar Klau, Warga Desa Weoe, Kecamatan Wewiku yang kerap melintasi jalan tersebut menuju Kota Atambua.

Hal senada diungkapkan Pastor Pembantu Paroki Seon, Rm. Erlando Afoan, Pr. Menurut Pastor Erlando, mobilitas di ruas jalan tersebut sangat tinggi sehingga sangat bijak kalau ruas jalan tersebut segera dibenahi.

“Jalan ini sangat ramai karena menghubungkan dua kabupaten dan juga merupakan akses warga Malaka di perbatasan Malaka – Belu menuju kota Kabupaten Malaka”, ujar Pastor Erlando.*(john germanus)