Warga Malaka Minta Pempus Tuntaskan Ruas Jalan Kolbano- Boking

oleh -2.131 views

Betun,  LikuraiOnlne.com — Pembangunan Jalan Lintas Selatan Timor  mulai dari Batu Putih hingga Wanibesak Kabupaten Malaka  mrmdapat apresisasi dari masyarakat Kabupaten Malaka.

Pasalnya,  jalur tempuh dari Kabupaten Malaka menuju Kota Kupang,  Pusat Pemerintahan Provinsi NusaTenggara Timur (NTT) dan sebaliknya menjadi lebih singkat.

Warga berharap Pemerintah Pusat menuntaskan pembangunan Jalan  Lintas Selatan Timor khususnya di ruas Kolbano- Boking yang masih tersisa 9 kilometer lebih yang belum di hotmix.

Hal itu diungkapkan Ipong Seran, pengemudi travel Malaka – Kupang bersama beberapa rekannya kepada awak media di Besikama, Sabtu (23/3/19).

Ipong mengungkapkan,  jarak tempuh dari Malaka ke Kupang via jalur Selatan hanya ditempuh dalam waktu kurang dari 5 jam.

“Beda kalau kita lewat jalur utara (jalur Malaka – Halilulik – Kefa –  Soe,  red),  yang mana bisa habiskan waktu sampai 8 jam”,  ungkap Ipong,  pengemudi yang sudah menghabiskan masa hidupnya di jalur ini sejak 2016 silam.

Ipong menambahkan,  kesulitan yang selama ini dirasakan dirinya dan rekan-rekan seprofesinya adalah ketika harus melewati Hutan Boking yang jalurnya belum beraspal.

“Beberapa tahun lalu,  pemerintah sudah menambah aspal dari Sahan ke Menu.  Sisa sedikit lagi dari Menu,  Kecamatan Nunkolo sampai Boking yang belum aspal.

Ini sangat berbahaya karena jalan berdebu,  berlobang dan banyak batu-batu lepas,  khususnya di kawasan hutan Boking yang banyak tanjakan.

Harapan kita,  Pemerintah Pusat bisa melanjutkan pengerjaan aspal yang tinggal beberapa kilo meter tersebut”,  tutur Ipong,  pengemudi lainnya.

Jemy,  Warga Desa Rabasa Haerain,  Kecamatan Malaka Barat dan Iku,  warga Desa Alkani,  Kecamatan Wewiku yang menjalankan profesi berdagang hasil kebun ke Kota Kupang,  ikut merasakan dibukanya jalur Lintas Selatan Timor.

Jemy dan Iku mengungkapkan,  dengan adanya jalur selatan, dagangan mereka bisa cepat sampai ke Kota Kupang sehingga keuntungan yang diperoleh lebih banyak.

“Lewat selatan kita bisa cepat sampai Kupang sehingga sayur yang kita bawa tetap segar,  sehingga harganya tidak jatuh”,  tutur Jemy.

Jika ruas Boking – Menu sudah diaspal juga,  tambah Jemy,  waktu tempuh dari Malaka ke Kupang akan dihemat sekitar stengah jam lagi.  Resiko terjadi kecelakaan juga akan berkurang.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini,  jalan Lintas Selatan Timor masih rusak pada ruas Boking – Menu dengan jarak kurang dari 10 Kilo Meter.*(jgs/user)