Warga Dan Budaya Malaka Sambut Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas Orkmurak

oleh -688 views

Betun, LikuraiOnline.com — Warga dan Budaya Malaka di wilayah kerja Puskesmas Oekmurak ikut ambil bagian dalam penyambutan Tim Surveyor Akreditais Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Puskesmas Oekmurak, Kamis Pagi (12/12/2019).

Rombongan Tim Surveyor dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pelayanan Kesehatan pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tersebut disambut dengan sapaan adat, Hase Hawaka.

Sapaan adat ini mengungkapkan kegembraan dan sukacita orang Malaka menyambut setiap tamu yang berkunjung ke Rai Malaka. Bagi Orang Malaka, Tamu adalah raja yang harus dihargai dengan segala yang dimiliki dan anugerah yang harus diterima dengan penuh sukacita.

Usai sapaan adat dan pengalungan kain tenun sebagai identitas diri orang Malaka, para tamu dihantar Tarian Likurai oleh para pelajar menuju tenda kehormatan yang telah disediakan.

Tarian Likurai itu sendiri, pada zaman dahulu dibawakan untuk menyambut para pejuang yang pulang dari medan peperangan. Tarian ini kemudian dimaknai sebagai simbol penghormatan kepada tamu yang datang ke Rai Malaka.

Tarian Bidu Lalok Dato, yakni penyuguhan Siri Pinang yang dihantar para penyuguh sambil membawakan Tarian Bidu. Para penari ini, sambil meliuk-liukkan tubuh mengikuti irama khas Elele, bergerak perlahan ke hadapan para tamu sampai menyimpan siri pinang, kemudian mempersilahkan para tamu untuk menikmati suguhan siri pinang dalam sapaan adat.

Siri pinang sendiri memiliki makna sosial yang sangat tinggi bagi masyarakat Timor dan Malaka pada khususnya. Dalam berbagai kesempatan, siri pinang menjadi suguhan pertama. Bahkan, dalam peristiwa hidup penting orang Malaka, seperti perkawinan, siri pinang adalah salah satu elemen penting yang tidak bisa diabaikan.

Dalam sapaan adat, ketika mempersilahkan para tamu untuk menikmati suguhan siri pinang disebutkan, siri dan pinang bukan buatan tangan manusia tetapi titipan Ilahi yang diwariskan dari satu generasi dan generasi lain.

Lalu, apa makna kehadiran Orang Malaka dan budayanya dalam acara penyambutan Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas Oekmurak?

Sebagaimana digambarkan diatas, penyambutan para tamu (Tim Surveyor) dengan melibatkan orang dan budaya Malaka di sekitar wilayah kerja Puskesmas Oekmurak adalah sinyal positif bahwa kehadiran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di wilayah tersebut diterima baik.

Dan Akreditasi Fasilitas Kesehatan tersebut sebagai penjamin mutu pelayanan kesehatan yang diberikan lewat Puskesmas tersebut sangat diharapkan dan didambakan masyarakat setempat.

Pada sisi lain, pembangunan di Bidang Kesehatan yang menjadi salah satu sektor utama pembangunan yang diusung Pemerintahan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) diterima baik oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat di sudut Malaka di Oekmurak dan sekitarnya.

Masyarakat antusias menyambut program Akreditasi Puskesmas, salah satu upaya pemerintahan SBS untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan muai dari Fasilitas tingkat pertama. Maka dapat dipahami, di masa kepemimpinam SBS di Malaka yang baru berusia 4 Tahun, 16 dari 20 Puskesmas di Malaka sudah terakreditasi dan 4 lainnya, termasuk Puskesmas Oekmurak sedang dalam proses Akreditasi.

Maju terus pelayanan kesehatan di Rai Malaka. Orang sehat tetap sehat, orang sakut menjadi sehat.*(john germanus)