Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Disnakertrans Malaka Gelar Pelatihan Menjahit Bagi Warga Malaka

oleh -1.137 views

Betun, LikuraiOnline.com —– Guna meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Malaka, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka didukung Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Keterampilan Menjahit bagi 16 peserta di Kabupaten Malaka.

Kegiatan pelatihan keterampilan menjahit tersebut telah dilaksanakan selama 35 hari, bertempat di Kantor Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, kemudian dilanjutkan dengan magang di beberapa Tailor di Belu dan Malaka dan ditutup hari ini, Kamis (05/12/2019).

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH melalui Asisten 1 Setda Malaka, Drs. Zakarias Nahak, dalam arahannya ketika menutup kegiatan pelatihan tersebut mengungkapkan, kegiatan pelatihan tersebut sangat positif karena mempersiapkan masyarakat untuk membuka lapangan kerja sendiri.

“Bapak Bupati Malaka, dalam amanatnya pada Rekoleksi persiapan Natal beberapa hari lalu mengatakan, kita mestinya tidak perlu merantau atau bekerja di luar negeri atau daerah lain. Tetapi bisa tambah keterampilan kita sehingga bisa menciptakan lapangan kerja, bukan mencari kerja”, ujar Zakarias.

Kunci dari semuanya itu, lanjut Zakarias, harus memiliki kemauan. Sebab kemauan akan membuka jalan bagi seseorang untuk memggapai kesuksesan.

Zakarias juga mengapresiasi kebijakan dan perhatian Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, yang sudah memgalokasikan dana untuk penyelenggaraan kegiatan pelatihan tersebut.

Kepada 16 peserta pelatihan, Asisten 1 Setda Malaka berpesan agar menjadi embrio yang bisabmenularkan pengetahuan dan keterampilan tersebut kepada warga lain.

“Pesan saya, 16 orang ini, satu orang bisa menghasilkan 5 penjahit lagi sehingga semakin banyak orang yang mempunyai kesempatan untuk meningkatkan taraf hidul dan ekonomi keluarganya.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malaka, Theresia Un.

“Harapan kami, 16 orang yang sudah ikut pelatihan ini bisa menularkan keterampilannya kepada ibu-ibu lain di desanya”, ujar Thresia yang juga Staf Ahli Bupati Malaka tersebut.

Salah satu peserta pelatihan, Hildegardis Seuk, warga Desa Wekmidar, Kecamatan Rinhat mengungkapkan, kegiatan pelatihan tersebut sangat bermanfaat.

“Ada dari antara kami yang awalnya tidak bisa menjahit sama sekali, tetapi akhirnya bisa menjahit, bahkan bisa menghasilkan baju yang bagus. Ini akan sangat bermanfaat bagi masgarakat, atau paling kurang bagi keluarga kami sendiri.

Karena itu, atas nama teman-teman, saya ucapkan limpah terimakasih kepada Bapak Bupati Malaka, Kepala Dinas Nakertrans dan jajarannya, Kepala Dinas Kopnakertrans Provinsi NTT, para instruktur dan semua pihak yang sudah terlibat membantu kami selama kegiatan pelatihan ini”, ujar Hildegardis.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu, S.Ip mengatakan, para peserta pelatihan tersebut tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan tetapi juga peralatan menjahit seperti Mesin jahit listrik dan mesin obras.

Bantuan mesin-mesin langsung diserahkan kepada 16 penjahit baru tersebut pada saat penutupan kegiatan yang mengambil tempat di Kantor Disnaker Malaka di Kletek tersebut.*(john germanus)