Tidak Benar Anak Bupati Malaka Dan Pejabat Di Malaka Keroyok Rondy Mallo

oleh -3.095 views
dr. Christian Dion Bria Seran

Betun, LikuraiOnline.com —- Anak Bupati Malaka, dr. Christian Dion Bria Seran tidak memukul warga Kobalima bernama Rondy Mallo, sebagaimana ramai diberitakan beberapa hari terakhir ini.

Anak Bupati Malaka, dr Dion Bria Seran yang dikonfirmasi media ini di Betun, Kamis (11/04/2019) membantah keras telah memukul atau mengeroyok Randy Mallo di Pantai Loodik, Kobalima, Kamis (4/4-2019).

“Itu pernyataan yang tidak benar dan sangat menyesatkan sehingga perlu diluruskan.

Saat itu justru saya sedang makan dan Rondy dengan cara yang kurang bersahabat justru datang mendekati saya”, ujar dr. Dion.

Rondy yang menghampiri dr. Dion, mengajak berdiskusi tetapi tidak diladeni karena sedang makan.

“Karena saya tidak ladeni malah dia kelihatan kecewa dan marah sehingga dia teriak bahwa saya pengecut”, tutur dr. Dion.

Saat berteriak-teriak itulah, Satpol PP dan ajudan menggiring Rondy Mallo keluar tenda.

“Setelah diamankan keluar tenda saya tidak tahu lagi”, tandas dr. Dion.

Martinus Bere, Kabag ULP Kabupaten Malaka, yang disebut media ikut memukul Randy Mallo mengatakan, dirinya menghampiri Rondy Mallo dan berusaha melerai adu mulut antara Rondy dan dr. Dion.

“Saya malah sudah menolong melindungi dia (Randy, red) agar tidak dikeroyok massa. Jadi, tidak benar diberitakan bahwa saya pukul dia”, tandas Martinus.

Secara terpisah, saksi mata yang berada di lokasi kejadian yang  yang namanya disebutkan dalam pemberitaan, Robi Koen,  kepada awak media menceriterakan kronologis kejadian di Pantai Loodik, Kamis (04/04/2019).

Menurut Roby, dirinya sempat ngobrol dengan Rondy dan seorang temannya di sekitar lokasi.

Usai acara pelantikan, lanjut Roby, dirinya melihat Rondy mendekati dr. Dion yang sedang duduk bersama beberapa rekannya di tenda resepsi.

“Rondy datangi dr. Dion dengan lagak seperti menantang berkelahi. Lalu ada adu mulut antara keduanya. Tetapi saya tidak melihat ada adu fisik”,  tandas Roby.

Saat terjadi adu mulut tersebut, tegas Roby, beberapa anggota Satpol PP datang dan mengamankan Rondy menjauh dari tenda.

“Saya lihat Satpol PP datang dan membawa Rondy menjauh dan saya tetap dengan dr. Dion bersama teman-temannya di tenda’,  pungkas Roby.*(john germanus)