Suasana Duka Awali Hari Pertama Magang Dinkes Malaka dan Empat Puskesmas di Kulon Progo

oleh -1.634 views

Kulon Progo, LikuraiOnline.com –— Suasana duka cita menyambut rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka dan Empat Puskesmas yang akan melaksankan magang penguatan kapasitas dalam rangka akreditasi empat puskesmas di Dinas Kesebatan Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Dr. H. Bambang Haryatno, M.Kes tutup usia pada Selasa dini hari, (14/05/2019),  hari dimana sesuai jadwal, rombongan dari Malaka akan diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik ketika ditemui di rumah duka di Bedungan,  Kulon Progo mengungkapkan,  atas nama Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Malaka, dirinya bersama rombongan yang dipimpinnya telah melayat dan memyampaikan turut belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Sesuai arahan dari Bapak Bupati Malaka,  kita sudah melayat untuk menyampaikan turut belasungkawa atas nama Pemerintah Kabupaten Malaka.

Seperti yang kita ketahui,  antara Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka dan Dinas Kesehatan Kulon Progo telah terjalin kemitraan sejak 2017”,  ungkap drg. Frida.

Bupati Malaka,  dr. Stefanus Bria Seran,  MPH yang dihungi melalui sanbungan telepon seluler mengatakan,  dirinya sangat terkejut dengan berita duka cita tersebut.

“Memang benar bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan ia akan dipanggil pulang ke hadirat Sang Pencipta.

Dr.  Bambang saya kenal adalah pribadi yang cerdas dan sangat visioner,  juga sangat terbuka dan tidak menggenggam ilmu yang dimiliki untuk dirinya sendiri”,  ujar Bupati Malaka.

Bupati Malaka menambahkan,  sejak awal memitraan antara Malaka dan Kulon Progo dibangun,  dr. Bambang sudah membuka diri untuk mendampingi Dinkes Malaka sehingga 16 Puskesmas di Malaka berhasil terakreditasi.

“Sebagai pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Malaka, saya ucapakan turut berduka cita yang sesalam-dalamnya kepada Pemkab Kulon Progo dan Keluarga almarhum, semoga almarhum diterima di sisi Tuhan, sesuai amal dan ibadahnya selama hidup”, ujar Bupati Malaka.

Informasi yang berhasil dihimpun di rumah duka di Bendungan,  Wates,  Kabupaten Kulon Progo,  almarhum meninggalkan seorang isteri dan dua anak dan dua cucu. Rencananya,  almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Pati,  Jawa Tengah.*(john germanus)