Sisa Waktu 1 Bulan, Luas Lahan Warga Yang Diolah Traktor RPM Mendekati Target

oleh -921 views

Betun, LikuraiOnline.com — Luas lahan milik warga Malaka yang dibalik traktor roda empat program Revolusi Pertanian Malaka nyaris mencapai target yang dibebankan Pemerintah Kabupaten Malaka, walau menyisakan waktu kerja hampir 1 bulan.

Dari target 2.500 hektar, per Senin, tanggal 11 November 2019, luas lahan yang sudah dibalik telah mencapai 2.408,44 Hektar, yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Malaka.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malaka, Ir. Yustinus Nahak, M.Si menjelaskan hal itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/11/2019).

“Kondisi per kemarin (Senin, red) sudah di atas 2.400 Hektar. Sehingga, dari target 2.500 Hektar yang dibebankan Pemda, kita hanya butuh mengejar 90-an hektar di sisa waktu kurang lebih satu bulan ini”, jelas Yustinus.

Yustinus menambahkan, melihat capaian tersebut dan sisa waktu kerja yang hampir 1 bulan, pihaknya optimis, luas lahan olahan tahun ini bisa melampaui target.

Dari data yang diperoleh dari Dinas TPHP, pesebaran luas lahan olahan tahun ini adalah sebagai berikut: Kecamatan Wewiku seluas 323,82 Hektar, Kecamatan Malaka Barat seluas 396,97 Hektar, Kecamatan Weliman seluas 315,21 Hektar, Kecamatan Rinhat seluas 125,79 Hektar.

Kecamatan Malaka Tengah seluas 333,57 Hektar, Kecamatan, Kobalima seluas 357,96 Hektar, Kecamatan Kobalima Timur seluas 26,96 Hektar, Kecamatan Sasitamean seluas 108,12 Hektar.

Kecamatan Malaka Timur seluas 102,77 Hektar, Kecamatan Laenmanen seluas 214,58 Hektar, Kecamatan Botin Leobele seluas 33,62 Hektar dan Kecamatan Io Kufeu seluas 69,07 Hektar.

Capaian luas lahan yang berhasil diolah tersebut, pungkas Yustinus sesuai dengan permintaan warga di setiap kecamatan. Capaian luas tertinggi ada di Kecamatan Malaka Barat, yakni 396,97 Hektar.*(john germanus)