Senang Panen Rakyat Melimpah, Bupati Malaka Ikut Rontok Padi di Kamanasa

oleh -1.570 views

Betun,LikuraiOnline.com —- Suka cita panen raya padi musim tanam pertama tahun 2019 ini sungguh terasa beberapa minggu belakangan ini.

Suka cita itu sungguh dialami seluruh rakyat petani pada khususnya dan warga Malaka pada umumnya, tidak terkecuali Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH.

Penggagas Revolusi Pertanian Malaka (RPM) ini tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya ketika melintas di ruas jalan Kletek-Webua, Jumat (24/05/2019).

Sepanjang jalan, mata Bupati SBS berkaca-kaca karena gembira menyaksikan hamparan sawah menguning siap dituai di kiri kanan jalan.

Ketika tiba di Desa Kamanasa, Bupati Malaka dan rombongannya menyempatkan diri untuk mampir dan menyapa para petani yang sedang merontok padi.

Pantauan awak media, Bupati Malaka tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya ketika menyapa dan mengobrol bersama para petani.

“Bagaimana kabarnya? Bagaimana hasil panen, baik atau tidak?”, tanya Bupati Malaka, yang kemudian menuju mesin perontok padi dan coba mengoperasikannya.

Para petani yang mendapat kunjungan dadakan Bupati Malaka dan rombongan tersebut tampak senang dan bersemangat untuk mengobrol bersama Bupati Malaka.

Kepada Bupati Malaka para petani mengaku, program Revolusi Pertanian Malaka yang dijalankan Pemerintah Malaka saat ini sangat menyentuh kehidupan rakyat kecil.

“Terimakasih banyak karena kami sudah diperhatikan lewat program revolusi pertanian.

Harapan kami, dengan program ini kehidupan kami semakin baik dan hari depan kami semakin cerah”, ungkap seorang petani.

Kepada para petani, Bupati Malaka berpesan agar terus bekerja bekerja dan bekerja.

Semua potensi yang ada, termasuk lahan yang ada harus dioptimalkan demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Semua lahan yang ada merupakan potensi yang harus dioptimalkan demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Kerja, kerja dan kerja. Kerja keras dan kerja tuntas. Tidak usah peduli dengan komentar orang yang macam-macam.

Kalau ada kesulitan, omong dengan kepala desa atau PPL supaya bisa dicarikan solusi”, pesan Bupati Malaka.*(john germanus)