Reses DPRD Malaka Di Weoe, Warga Usul Penambahan Traktor RPM

oleh -639 views

Betun, LikuraiOnline.com — Traktor roda 4 program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang beberapa tahun terakhir melayani balik lahan warga secara gratis di seluruh wilayah Kabupaten Malaka dinilai kurang dan belum bisa mengakomodir kebutuhan seluruh masyarakat, termasuk warga Desa Weoe, Kecamatan Wewiku.

Karena itu, warga desa tersebut mengusulkan penambahan unit traktor untuk melayani warga di desa padat penduduk tersebut.

Usulan warga Desa Weoe tersebut disampaikan dalam Reses Anggota DPRD Malaka dari Fraksi Partai Golkar, Raymundus Seran Klau di Desa Weoe, Minggu malam (24/11/2019).

“Untuk Desa Weoe, kita jumlah penduduknya padat, jadi banyak yang belum dapat jatah balik lahan.

Karena itu lewat forum ini kami minta tolong untuK tambah traktor. Karena yang saya tahu, kita di Desa Weoe ini jumlah KK sampai Seribu lebih”, ungkap Anton Klau, warga Dusun Weoe A Barat.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Desa Weoe, Edison Nahak. Menurut dia, 5 unit traktor roda 4 yang ditugaskan untuk melayani warga Desa Weoe belum bisa merangkul kebutuhan masyarakat Desa Weoe yang cukup padat.

Menanggapi usulan tersebut, Raymundus menegaskan, dirinya sebagai anggota Komisi II yang menangani bidang pertanian akan memperjuangkan aspirasi warga yang disampaikan dalam reses tersebut.

“Hanya, saya ingatkan supaya kalau lahannya sudah diolah harus dimanfaatkan, bukan hanya sekali tanam dan tidak rawat.

Saya tegaskan ini karena sudah menjadi rahasia umum, bahwa pemerintah sudah balik lahan gratis, kita tidak tanam atau sudah tanam tetapi tidak rawat, lalu kita katakan RPM gagal. Gagal dari mana? Yang gagal itu yang punya lahan”, tegas Raymundus.

Reses perdana Raymundus Seran Klau tersebut dihadiri Pemerintah Desa Weoe, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.*(john germanus)