Reses Anggota DPRD Malaka Di Koka, Warga Usulkan Pembangunan Infrastruktur Jalan Dan Air Bersih

oleh -1.008 views

Betun, LikuraiOnline.com — Warga Desa Manumutin Silole mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan yang merupakan akses ke desa tersebut dan air bersih yang merupakan kesulitan warga pada musim kemarau.

Terkait infrastruktur jalan, warga mengaku, akses terdekat dari Desa Manumutin Silole menuju Kota Betun, Kantor Canat Sasitamean, Puskesmas, Gereja dan beberapa fasilitas umum lainnya adalah lewat Builara.

Saat ini, Pemkab Malaka telah membangun lapen dari Simpang Ruas Jalan Nurobo – Umasukaer hingga Desa Builara.

Usulan tersebut disampaikan warga dalam kesempatan Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka dari Fraksi Partai Nasdem, Adrianus Nenometa, SH di Koka, Desa Manumutin Silole, Senin sore (25/11/2019).

“Karena itu kami usulkan, kalau bisa diperhatikan jalan dari Builara ke Koka (Desa Manumutin Silole, red).

Jalan ini adalah akses kami menuju Kantor Camat, Puskesmas, Kabupaten dan fasilitas umum lainnya”, ujar Nikolas Bere, warga Manumutin Silole, diiyakan masyarakat lainnya.

Selain usulan pembangunan infrastruktur, warga Silole mengusulkan pengadaan air bersih untuk mengatasi kesulitan air di wilayah tersebut terutama pada musim kemarau, sebagaimana sedang dialami saat ini.

Terkait usulan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Partai Nasdem, Adranus Nenometa mengungkapkan, sebagai penyambung lidah masyarakat di Parlemen, dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan lewat Reses tersebut.

“Sebagai wakil rakyat tentu saya akan memperjuangkan aspirasi ini. Tolong doakan saya supaya saya bisa perjuangkan ini. Mungkin satu tahun belum bisa tetapi selama 5 tahun ini bisa terakomodir”, ujar Adrianus.

Hadir dalam Reses tersebut, Penjabat Kepala Desa Manumutin Silole, Ciprianus Bere, Sekretaris Desa, Robertus Kali, Kepala Sekolah SDI Koka dan SDK Naibone dan para guru, para tokoh adat, tokoh masyarakat tokoh pemuda, tokoh perempuan dan masyarakat umum.*(john germanus)