Rekoleksi Kategorial Jelang Natal Di Malaka, Uskup Atambua: Hidup Dan Berjalan Bersama Tuhan

oleh -1.402 views

Betun, LikuraiOnline.com —– Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr mengajak umat Katolik di Kabupaten Malaka untuk memberikan kepeduliannya terhadap malasah Migran dan Perantau sebagai masalah kemanusiaan.

Ajakan tersebut disampaikan Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr ketika mendampingi Rekoleksi Kategorial bagi Para Pejabat, ASN dan Teda di lingkup Pemkab Malaka, Pimpinan dan Anggota DPRD Malaka, para Pastor dan Biarawati di Aula Dekenat Malaka, Senin pagi (02/12/2019).

“Kita tidak boleh cuci tangan terhadap masalah kamusiaan, yaitu masalah migran dan perantau. Karena, sebanyak 27 Ribu umat Keuskupan Atambua berada di luar dan hampir 13 Ribu dari jumlah ersebut berasal dari Malaka.

Terhadap realitas tersebut, Uskup Atambua mengajak para peserta untuk hidup dan berjalan bersama Tuhan.

Bertolak dari Bacaan Injil tentang Penyingkiran ke Mesir, Uskup menandaskan, hidup dan perjalanan bersama Tuhan akan mendatangkan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain yang dijumpai dalam hidup kehidupan dan perjalanan kita.

“Tuhan Yesus bersama Bunda Maria dan Santo Yosef menyingkir ke Mesir sesuai petunjuk Tuhan, tetapi kembali lagi ke tempat asalNya”, tandas Uskup Atambua.

Tetapi, ketika kembali ke tempat asalNya, Tuhan Yesus, Bunda Maria dan Santo Yosef tidak tinggal di tempat asalnya di Betlehem tetapi ke tempat asing, Nazaret supaya bisa berjumpai bangsa-bangsa lain. “Merantau itu bertemu dan berbaur dengan bangsa-bangsa lain”, kata Uskup.

Ikut dalam Rekoleksi Kategorial tersebut, Sekda Malaka dan Jajaran, Pejabat Struktural, ASN dan Teda Lingkup Pemkab Malaka, Pimpinan dan Anggota DPRD Malaka, para Kepala Desa, para Pastor dan Biarawati.*(john germanus)