Puskesmas Oekmurak Terapkan Cara Sederhana Ini Untuk Mengontrol Persalinan

oleh -722 views

Betun, LikuraiOnline.com —– Program Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (Revo KIA) yang sedang digalakan Pemkab Malaka mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama para tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan tingkat pertama (Puskesmas), yang notabene paling dekat dengan masyarakat.

Di setiap Puskesmas terdapat Pojok Revo KIA yang disediakan khusus untuk mengurus masalah Kesehatan Ibu dan Anak. Sebagaimana terpantau di Puskesmas Oekmurak, Kecamatan Rinhat, Selasa (24/09/2019).

Kepala Puskesmas Oekmurak, Yulius Oktovianus Baboky, menjelaskan, Revolusi KIA memang sedang gencar di Kabupaten Malaka.

Definisi operasionalnya bahwa semua kasus persalinan harus terjadi di Fasilitas Kesehatan dan ditolong oleh beberapa tenaga yang berkompeten.

Menurut Yulius, hal tersebut mengandaikan bahwa semua ibu hamil yang ada di wilayah kerja terdata dan terpantau dengan baik.

“Revo KIA mengharuskan agar semua persalinan terjadi di Fasilitas Kesehatan dan ditolong oleh beberapa tenaga.

Ini berarti semua ibu hamil kita data dan pantau. Sehingga, 3 hari sebelum perkiraan melahirkan kita jemput dengan ambulance untuk USG di RSPP.

Kemudian, dua hari sebelum melahirkan kita jemput ke Faskes dan baru diantar pulang dua hari setelah melahirkan”, ujar Yulius.

Yulius menjelaskan, pihaknya menerapkan kantong persalinan untuk memgontrol semua kasus persalinan yang bakal terjadi selama beberapa bulan ke depan.

Di kantong tersebut sudah diberi label bulan dan diisi kartu yang berisi data ibu-ibu hamil.

“Di kartu itu sudah ada data tentang ibu hamil sehingga sudah diketahui persis berapa jumlah yang akan mrlahirkan dalam bulan bersangkutan, perkiraan tanggalnya berapa, ada masalah dengan kehamilan atau tidak, dan seterusnya”, jelas Yulius.

Untuk info, Revolusi KIA adalah gagasan brilian seorang dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) ketika menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Ketika SBS menjadi Bupati Malaka, Revo KIA ini dikembangkan dengan serius di Kabupaten Malaka untuk mendukung program kerja Bupati SBS di bidang Kesehatan.*(john germanus)