Puskesmas Oekmurak Pastikan Semua Persalinan di Fasilitas Kesehatan

oleh -1.616 views

Kulonprogo, LikuraiOnline.com —— Program Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (Revolusi KIA) berjalan dengan baik di wilayah kerja Puskesmas Oekmurak, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka.

Kepala Puskesmas Oekmurak, Yulius Yustus Oktovianus Baboki mengungkapkan hal itu kepada likuraionline.com diselah kegiatan magang dalam rangka persiapan akreditasi Puskesmas Oekmurak di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta, Selasa (14/05/2019).

Yulius yang ketika itu didampingi dokter Puskesmas Oekmurak, dr. Sendy Perdana mengungkapkan, dengan 10 tenaga Bidan di Puskesmas Oekmurak, pihaknya selalu memantau seluruh ibu hamil yang ada di tiga desa yang ada di wilayah kerjanya sehingga semua kasus persalinan diarahkan ke fasilitas kesehatan yang ada.

“Bersama 10 tenaga bidan yang kita miliki, kita mendata semua ibu hamil di empat desa yang masuk dalam wilayah kerja kita, yakni Desa Naet, Desa Oekmurak dan Desa Alala.

Karena itu, bisa dipastikan bahwa semua persalinan di wikalayah kerja Puskesmas Oekmurak terjadi di Puskesmas.

Kecuali dalam kasus-kasus yang terindikasi ada kesulitan tertentu, kita langsung arahkan ke RSUPP Betun”, jelas Yulius diamini dr. Sendy.

Yulius menambahkan, pihaknya mendukung penuh program 2H2 Center yang selama ini dijalankan di Wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka.

“Program 2H2 Center ini sangat bagus. Ibu hamil di wilayah kerja kita data sehingga dua hari sebelum melahirkan sudah harus dibawa ke Puskesmas, kemudian dua ha setelah melahirkan ibu dan anak menginap di puskesmas.

Dua Ambulance yang kita miliki sangat membantu dalam memudahkan pelayanan terhadap ibu-ibu hamil ini, karena kita se.ua yang urus antar jemput dari rumah ke puskesmas dan sebaliknya”, tambah dia.

Dokter Pusmesmas Oekmurak, dr. Sendy Perdana mengungkapkan, tingkat kesadaran warga di empat desa yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Oekmurak untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada mulai terbentuk.

Menurut dr. Sendy, meningkatnya kesadaran masyarakat tersebut tidak terlepas dari peran program Bupati Malaka yakni berobat gratis bagi pemegang E-KTP Malaka.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Malaka dan Empat Puskesmas, yakni Puskesmas Alkani, Babulu, Bani-Bani dan Alkani melakukan magang terkait persiapan akreditasi empat puskesmas tersebut di Kabupatrn Kulon Progo.*(john germanus)