Puskesmas Alkani, Terus Berbenah Untuk Berikan Pelayanan Terbaik

oleh -1.858 views

Kulon Progo, LikuraiOnline.com –— Setelah diberikan kesempatan untuk ‘mengurus diri sendiri’ sejak tahun 2017,  Puskesmas Alkani, Kecamatan Wewiku terus berbenah diri untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

Kepala Puskesmas Alkani, Fransiskus Klau mengungkapkan hal itu kepada wartawan diselah kegiatan magang di Puskesmas Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY, Rabu (15/04/2019).

Fransiskus menjelaskan, wilayah kerjanya mencakupi empat desa, yakni Desa Alkani, Lamea, Seserai dan Weseben.

“Dengan segala keterbatasan yang ada, kita terus berupaya untuk tingkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, walau masih banyak keterbatasan sarana dan prasarana serta tenaga medis dan para medis”,  ungkap Fransiskus.

Menurut Fransiskus, hingga saat ini Puskesmas Alkani sudah memiliki 46 tenaga, terdiri dari seorang dokter, 18 Bidan dan sisanya adalah tenaga Perawat, Gizi, Kesehatan Lingkungan dan Tata Usaha.

“Kita belum ada rawat inap, tetapi kalau pojok Revolusi KIA sudah ada dan selama ini sudah berjalan dengan baik.

Jadi, dua hari sebelum melahirkan kita sudah jemput ke puskesmas dan baru diantar pulang dua hari setelah melahirkan”, jelas Fransiskus.

Tahun ini, bersama tiga puskesmas lainnya, Puskesmas Alkani sedang dalam persiapan untuk proses akreditasi.

Beberapa persiapan telah dilakukan, termasuk menjalankan kaji banding dan magang di Kulon Progo untuk memantapkan persiapannya.

“Kita belajar banyak hal disini, semoga bisa kita terapkan di Alkani sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat kita”, tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dinas Kesebatan Kabupaten Malaka dan empat Puskesmas melaksanakan magang di Kulon Progo dalam rangka persiapan akreditasi empat puskesmas tersebut.

Empat puskesmas tersebut adalah Puskesmas Alkani, Puskesmas Babulu, Puskesmas Bani-Bani dan Puskesmas Oekmurak.*(john germanus)