PLBN Motamasin Jadi Destinasi Wisata Alternatif Warga Malaka

oleh -1.528 views

Betun, LikuraiOnline.com — Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin di Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur tetap menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga Kabupaten Malaka dan sekitarnya.

Pos lintas batas RI-RDTL (Distrik Kovalima) tersebut hingga saat ini tetap dibanjiri warga untuk sekedar berwisata, terutama pada hari Minggu dan Hari Libur.

Komandan Pos Polisi (Danpospol) Motamasin, Albertus Fridus Bere, ketika ditemui di Pospol Motamasin, Minggu (28/04/2019) menuturkan, sejak dirinya bertugas di tempat itu Januari 2018 silam, pintu perbatasan tersebut selalu ramai dikunjungi warga.

“Biasanya selalu ramai dengan warga yang sekedar pasiar dan foto-foto. Apalagi pada hari libur atau hari minggu seperti ini”, ujar Albertus.

Albertus mengaku, terkadang pihak keamanan dibuat kewalahan, apalagi ada warga pengunjung yang minta ijin untuk menyeberang kali batas dua negara.

Tetapi menurut Albertus, sejauh ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan kunjungan wisata warga di pos lintas batas tersebut.

Pantauan media ini di PPLBN Motamsin, Minggu (28/04/19) para pengunjung pos lintas batas sudah mengantri di gerbang menunggu jam diperbolehkannya warga yang ingin berwisata.

Warga yang datang kesana hanya boleh masuk tanpa kendaraan. Tetapi warga terpantau menikmati keindahan taman dan sibuk mengabadiakan setiap moment demi moment di Pos Lintas Batas Motamasin tersebut.

Beberapa warga pengunjung yang diajak ngobrol mengaku senang dan sangat menikmati keindahan dan keasrian gerbang masuk NKRI tersebut.

“Kita dari Kefa, kebetulan ada urusan adat di Malaka, dan kita manfaatkan waktu luang > pasiar sebentar di Pos Batas ini. Ya, hitung-hitung bisa jadi kenangan bahwa kita pernah sampai di Malaka dan sampai ke Batas Motamasin”, ujar Victoria Binsasi, warga Taekas, Timor Tengah Utara.

Victoria bersama rombongannya mengaku kagum dengan pesona yang disajikan alam dan kreatifitas tangan para penata taman di Pos Lintas Batas Negara tersebut.*(john germanus)