PKG Paud Wewiku Gelar Whorkshop Peningkatan Kompetensi Pendidik

oleh -1.461 views

Betun, LikuraiOnline.com — Pusat Kerja Gugus (PKG) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Wewiku menggelar Whorkshop sehari tentang peningkatan kompetensi pendidik bagi para pengelola dan tutor PAUD di Gedung PAUD Gabriel di Wanibesak, Desa Lorotolus, Sabtu (30/11/2019).

Ketua PKG Wewiku, Arnoldina Luruk Tetik, S.Pd mengatakan, Whorshop tersebut melibatkan 17 PAUD yang tergabung dalam 3 gugus di wilayah Kerja PKG Wewiku, yakni Gugus Taberek sebanyak 6 PAUD, Gugus Bauna sebanyak 7 PAUD dan Gugus Handayani sebanyak 4 PAUD.

Arnoldina berharap, para prserta yang hadir dapat mengikuti kegiatan whorkshop dengan cermat sehingga apa yang diperoleh dalam workshop dapat dibawa pulang ke PAUD masing-masing untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka, Drs. Petrus Bria Seran, MM melalui Kepala Seksi (Kasie) Kurikulum dan Pendidikan Non Formal pada Bidang Paud dan Dikmas, Yanuarius Bere, dalam materinya pada kegiatan tersebut mengingatkan para pengelola dan pendidik tentang pentingnya pengiriman Data Pokok Pendidikan Anak Usia Dini (Dapodik PAUD).

Pengisian Dapodik tersebut, tambah dia, sangat penting karena bermanfaat untuk penataan kelembagaan PAUD, Perencanaan Program dan Evaluasi Program.

“Pengisian Dapodik PAUD ini harapannya menggunakan data yang cepat, lengkap, valid, akurat, akuntabel dan up to date karena berpengaruh dengan kebijakan, misalnya terkait dengan sarana dan prasarana, tentunya harus disesuaikan dengan realitas agar kebijakan ke depannya tepat sasaran”, ujar Yanuarius.

Sementara, Ketua Gugus Bauna Weoe, Viktoria Luruk Nahak, S.Pd yang membawakan materi tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) PAUD Kurikulum 2013 mengungkapkan, SOP Pembelajaran merupakan langkah-langkah untuk menjalankan pembelajaran PAUD dalam mencapai semua kompetensi inti (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan) dan standar tingkat pencapaian perkembangan anak.

“Setiap satuan PAUD diwajibkan membuat SOP sebagai pengendali pelaksanaan kurikulum. SOP ini ditujukan agar keseluruhan praktek pembelajaran di setiap satuan PAUD dapat dilaksanakan secara optimal dan berkualitas”, ungkap Viktoria.

Viktoria menambahkan, SOP Pembelajaran PAUD terutama ditujukan untuk mewujudkan pencapaian kompetensi yang terkait dengan kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial. SOP memandu pembelajaran mulai dari awal pembelajaran hingga akhir pembelajaran, sehingga proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dari awal hingga akhir dapat dijalankan secara runut, teratur dan produktif.*(john germanus)