Petani Malaka Panen Jagung Hingga 17 Ton Per Hektar, Tim Pakar Minta Bulog Tampung Jagung Warga

oleh -1.864 views

Betun, LikuraiOnline.com –— Panen jagung musim tanam pertama (MT I) oleh para petani di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur berlimpah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tanam Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malaka, Ir. Yustinus Nahak, S. Ip kepada media ini, Sabtu (13/04/19).

Menurut Yustinus, rata-rata panenan jagung para petani di Malaka berkisar antara 6 -17 ton per hektar.

“Dari hasil ubinan yg diambil, rata-rata berkisar antara 6,7 hingga 17 ton per hektar”, ujar Yustinus.

Melihat hasil sementara ini, Yustinus optimis, hasil panen jagung tahun 2019 akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Ini membuktikan bahwa program Revolusi Pertanian Malaka yang dicanangkan oleh Bapak Bupati SBS sangat tepat dan tentu lahir dari sebuah kajian yg sangat kritis”, tandasnya.

Hal tersebut juga, tentu tidak terlepas dari dukungan seluruh stakehokder dan seluruh komponen masyarakat Malaka, terutama Tim Pakar RPM yang merupakan tenaga ahli di bidangnya, yg telah dengan setia mendampingi dan  mengawal program ini sejak awal.

“Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh petani, mari kita kerja lebih bersemangat dan bahu membahu melaksanakan program RPM ini demi kemakmuran masyarakat Malaka”, pungkas Yustinus.

Secara terpisah, Ketua Tim Pakar RPM, Dr. Herry Z. Kotta, MT mengaku senang dengan hasil panen jagung para petani.

Terkait itu, Herry menghimbau Bulog Atambua untuk melakukan operasi pasar guna membeli jagung petani Malaka.

Karena menurut Herry, harga jual jagung di pasaran di awal musim panen ini masih di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP) tahun 2019 yang ditetapkan pemerintah.

“Kami harap Bulog Atambua segera melakukan operasi pasar membeli jagung petani di Malaka.

HPP jagung 2019 yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp 3150/kg dan sekarang harga di tingkat petani Malaka berada pada posisi dibawa HPP, yaitu Rp 2700 sampai Rp 3000/kg pipilan kering”, tandas Herry.*(john germanus/yuser)