Pentingnya Budaya Membaca Bagi Generasi Muda

oleh -2.078 views

Kupang,Likurai.Online.Com–Membaca dan memahami sesuatu dengan baik merupakan salah satu sumber pengetahuan yang mulia dan harus di lakukan secara terus menerus oleh generasi muda guna memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia serta menunjang dalam membuat perencanaan dan kebijakan pembangunan kdepan baik Provinsi dan daerah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT Drs.Abraham Maulaka saat kegiatan Koordinasi Humas dan Protokol Pemerintah Daerah Provinsi NTT yang berlangsung di Hotel Papa Jhon Kupang,Selasa 12/11/2019.

Kegiatan dihadiri pimpinan OPD Lingkup Provinsi NTT, Akademisi dari Universitas Nusa Cendana Kupang, Komisi Informasi Publik  (KIP) Provinsi NTT, TNI dan Polri .

Abraham Maulaka mengatakan bahwa Humas memiliki peran strategis dalam menyajikan informasi publik untuk peningkatan pelayanan sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman.

Hal ini sesuai dengan UUD 1945 Pasal 28 ayat kedua memerintahkan seluruh anak bangsa termasuk pejabat publik menyediakan informasi yang benar dan tepat guna memberikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.

Ia mengatakan, pejabat publik harus menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi publik yang efektif, terpercaya dan dijabarkan dalam RPJMD untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bidang Layanan dan Pembinaan Perpustakaan Provinsi NTT Dollyres Chandra menguraikan bahwa membaca merupakan sebuah proses mental untuk memperkaya pengetahuan dan menambah pengalaman serta lebih kritis dalam membuat suatu perencanaan secara individu maupun kepentingan publik.

Membaca kata dia, sebagai salah satu modal positif peningkatan pengetahuan umum dan sebagai media media penerangan perkembangan masyarakat.  Hal ini juga harus dibiasakan secara terus menerus di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat.Budaya membaca dapat dilakukan dengan memanfaatkan perpustakan,tempat -tempat umum yang mudah dijangkau,murah dan bermutu.

Kegiatan yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kegemaran membaca yakni lomba minat baca bagi siswa SD/MI se-NTT, kunjungan rutin bagi anak usia dini untuk memperkenalkan berbagai koleksi bahan bacaan,melakukan kunjungan keliling ke pemukiman yang tidak memiliki perpustakaan umum.

Kegiatan lain yang telah dilakukan pameran buku,lomba pengelola perpustakaan SLTA tingkat Provinsi NTT dan melaksanakan lomba perpustakaan Desa/Kelurahan terbaik se-NTT serta layanan perpustakaan di sekolah Negeri maupun Swasta sesuai kebutuhan yang berpusat di Kota Kupang.

ia menjelaskan, upaya yang akan dilakukan untuk peningkatan kinerja Perpustakaan Provinsi NTT yakni membangun kerja sama antar perpustakaan di 22 Kabupaten/Kota dengan membangun kerja sama dengan dinas terkait dengan menyediakan layanan internet gratis, melaksanakan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan menyediakan koleksi bahan pustaka untuk dihibahkan bagi sekolah swasta dan komunitas agama.

Perpustakan Provinsi NTT juga akan membuat kegiatan story feeling yang menceritakan bagi pendidikan anak usia dini,TK,kelompok bermain di Kota Kupang dan menyediakan bahan pustaka (buku) untuk dihibahkan bagi delapan lokasi pariwisata di Provinsi NTT.(Marfin).