Penguatan Kapasitas Berbasis Manajemen Tingkatkan Kinerja Dinkes dan Puskesmas

oleh -1.550 views

Kuta – Bali, LikuraiOnline.com —Dalam rangka meningkatkan kinerja Dinkes serta puskesmasnya, Pemerintah Kabupaten Malaka telah mencetuskan program penguatan kapasitas manajemen dan kepemimpinan berbasis kinerja atau performance management leadership (PML).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik ketika ditemui wartawan di ruang tunggu Bandar Udara Ngurah Rai Denpasar, Senin (13/05/2019).

Kadis Kesehatan yang ditemui ketika dalam perjalanan bersama rombongan Dinkes Malaka dan Puskesmasnya ke Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta tersebut menjelaskan, program penguatan kapasitas manajemen tersebut lahir dari inisiatif Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) sejak tahun 2017.

“Tahun 2017, Bapak Bupati mencetuskan program ini dengan tujuan meningkatkan kinerja Dinas Kesehatan, berikut puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Malaka”, ujar drg. Frida.

Untuk memperlancar Program tersebut, Pemkab Malaka (melalui Dinkes) telah membangun kerja sama dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan Pemkab Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta melalui Dinkes.

“Secara umum, kegiatan yang dilakukan melalui program PML memggunakan pola pendekatan kemitraan (sister dinas kesehatan dan sister puskesmas Kabupaten Malaka).

Semangatnya, yang sudah maju membantu yang masih berkembang, yang kuat membantu yang lemah”, ungkapnya.

Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup pendampingan, baik secara langsung maupun jarak jauh untuk penguatan kapasitas manajemen dan kepemimpinan, magang serta peningkatan kinerja Dinas Kesehatan dan Puskesmas secara keseluruhan.

“Jadi, persiapan akreditasi puskesmas merupakan salah satu fokus kegiatan yang dikembangkan dalam program PML.

Pesiapan tersebut kita lakukan dengan metode kombinasi, baik secara tatap muka, kunjungan atau pembimbingan di lapangan, magang, maupun komunikasi jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi”, tandas Frida.

Frida menambahkan, dalam upaya melaksanakan program penguatan kapasitas tersebut, pihaknya selalu mendapatkan pendampingan dari Tim Pakar Kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT.*(john germanus)