Pemprov NTT Tingkatkan Pencegahan dan Pemberantasan TPPO

oleh -470 views

Kupang, LikuraiOnline.com-–Pemerintah Provinsi NTT terus berupaya untukmeningkatkan pencegahan dan Pemberantasan terhadap tindak perdagangan orang.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Politik Pemerintah Provinsi NTT Drs. Semuel Pakereng,M.Si saat membacakan sambutan pada kegiatan rapat koordinasi Nasional Gugus tugas Pencegahan dan Penanganan tindak Pidana Perdagangan Orang yang berlangsung di Hotel Aston,Selasa 15/10/2019.

Samuel Pakereng menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen melakukan pencegahan dan penanganan TPPO dengan membangun sinergitas lintas sektor secara efektif dan akuntabel serta siap menerima laporan dari pihak manapun yang disertai data yang valid guna mengatasi persoalan perdagangan orang.

Selain itu, tugas lainnya yang harus diselesaikan yakni terbentuknya sistem pendataan yang terstruktur dan terintegrasi sesuai mandat Rencana Aksi Nasional PP-TPPO dan meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan terkait untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan TPPO khususnya Kota Kupang.

Tenaga kerja non prosedural yang digagalkan oleh Tim Gugus Tugas dan Tenaga Penanganan Perdagangan Orang, yaitu tahun 2017 sebanyak 519 orang, tahun 2018 sebanyak 1.379 orangĀ  dan tahun 2019 menurun menjadi 755 orang.

Ia berterima kasih karena telah memilih Provinsi NTT sebagai tuan rumah yang nota benenya merupakan salah satu daerah dengan jumlah kasus perdagangan orang tertinggi di Indonesia, dan Kupang menjadi tempat transit bagi calon korban perdagangan orang sebelum dikirim ke luar negeri.

Rapat koordinasi ini dibuka langsung oleh Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa), Vennetia R. Danes.

Vennetia R.Danes dalam sambutannya mengatakan bahwa tindakan perdagangan orang merupakan salah satu persoalan yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia bahkan mematikan langkah generasi muda di hari esok.

Hal ini harus ditangani sampai tuntas dengan cara kerja yang efektif dan tepat sasaran di segala aspek dengan tujuan dasar menuntaskan persoalan perdagangan orang.(Narty).