Pemkab Malaka Sekolahkan Pegawai dan Dokter Spesialis

oleh -1.866 views
Bupati Malaka dr.Stefanus Bria Seran.,MPH (Foto : likuraionline.com)

Betun,  Likurai Online.com —- Pemerintah Kabupaten Malaka  memberikan perhatian khusus pada pengembangan sumber daya manusia,  sebagai salah satu program unggulan pemerintahan SBS-DA.

Hal itu diungkapkan Bupati Malaka,  dr. Stef Bria Seran,  MPH kepada awak media ketika meninjau pembenahan Lapangan Umum Betun,  Senin (01/04/19).

Bupati menjelaskan, kebijakan yang diambil Pemkab berkaitan dengan program ini adalah meningkatkan kompetensi dan wawasan para pegawai melalui studi lanjutan.

“Melalui program ini kita bisa hasilkan tenaga-tenaga yang cerdas dan kompeten di bidang masing-masing. Kita sekolahkan dokter-dokter yang mau mengabdikan diri di Malaka sehingga kita tidak susah lagi mencari dokter spesialis dari luar”, ujar Bupati.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Malaka, yang dihubugi melalui Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Oliva Bria Seran, Senin (01/4/2019) menjelaskan, selain pegawai yang diberikan ijin belajar, ada juga beberapa dokter yang mendapat tugas belajar.

“Tahun 2017 ada 53 pegawai yang mendapatkan ijin belajar untuk melanjutkan studi ke jenjang Diploma 3,  Starata 1 dan Strata 2,  dengan perinciannya 22 orang Diploma 3,  17 orang Strata 1 dan Strata 2”,  jelas Oliva.

Sementara di tahun 2018,  tambah Oliva,  ada 50 orang yang melanjutkan studi ke jenjang Diploma 3,  11 orang ke jenjang Strata 1 dan 22 orang ke Strata 2.

Sedangkan untuk tahun 2019, akan ada 40 orang yang melanjutkan ke Diploma 3,  4 orang ke Strata 1 dan 10 orang ke Strata 2.

“Kemudian untuk tugas belajar dokter spesialis,  tahun 2018 sudah ada 3 dokter yang sementara belajar di Universitas Udayana Denpasar dan Universitas Airlangga Surabaya untuk spesialis Radiologi dan Anastesiologi”,  tutur Oliva.

Tahun 2019 ini,  Pemerintah Kabupaten Malaka akan mengirim lagi 3 dokter untuk mengambil spesialis di Universitas Udayana dan Universitas Hasanudin Makasar.

Terkait proses seleksi pegawai yang akan mendapatkan ijin belajar dan tugas belajar,  Oliva menuturkan,  setelah pegawai bersangkutan mengajukan permohonan ke Pemkab melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Tim Seleksi di Pemkab akan melakukan proses seleksi lalu Badan Kepegawaian menerbitkan Surat Keputusan.

Untuk info,  Pengembangan Sumber Daya Manusia merupakan salah satu dari lima program unggulan Pemkab Malaka,  selain Revolusi Pertanian Malaka (RPM),  Peningkatan Infrastruktur, Penataan Pelayanan Kesehatan Dasar dan Ketersediaan Air Bersih. *(john germanus/user)