Pemkab Malaka Ajak Masyarakat Terlibat Aktif Dalam Pembangunan Pemukiman Pugar di Desa Kapitan Meo

oleh -1.624 views

BETUN, LikuraiOnline.com —— Pembangunan Kawasan Pemukiman Transmigrasi Kapitan Meo harus dipercepat karena berhubungan langsung dengan kesejahteraan rakyat. Masyarakat diminta untuk terlibat aktif guna mensukseskan  program tersebut.

Hal itu dikemukakan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Malaka yang membidangi Administrasi Umum, Yos Parera ketika membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Pemukiman Transmigrasi Tahun 2019 di Desa Kapitan Meo, di Aula Kantor Nakertrans Malaka, Rabu (13/03/2019).

Yos mengungkapkan, upaya pemerintah pusat untuk menghadirkan model baru transmigrasi yaitu pembangunan pemukiman pugar harus ditanggapi serius oleh seluruh lapisan masyarakat dan pengambil keputusan di Kabupaten Malaka.

“Kawasan Transmigrasi Kapitan Meo adalah pilot project untuk seluruh Indonesia. Karena itu, atas nama Bupati Malaka, saya ajak seluruh masyarakat untuk mendukung program ini”, ujar Yos.

Mantan kadis Soaial Kabupaten Malaka ini mengingatkan agar warga masyarakat jangan berdiam diri menanti.

“Jangan karena namanya proyek, jadi masyarakat nonton saja. Jangan apatis mananti tetapi aktif membantu supaya pembangunan ini dipercepat”, tandasnya.

Yos menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malaka sangat mengapresiasi program ini. Saat ini, kata dia, Bupati Malaka telah membentuk tim koordinasi di tingkat Kabupaten.

“Pemkab Malaka serius tanggapi ini. Saat ini sudah dibentuk tim koordinasi kabupaten yang di pimpin oleh Asisten I Setda Malaka. Tapi Pemkab Malaka sadar masih ada keterbatasan, karena itu dukungan Pemerintah Pusat terus kami harapkan. Jangan bosan datang ke Malaka, sama seperti Malaka juga tidak bosan minta pendampingan pusat”, tutur Yos.

Pembangunan pemukiman baru ini, lanjut Yos, tentu berkesinambungan dengan Program Unggulan Bupati Malaka, Revolusi Pertanian Malaka (RPM). Setelah pemukiman jadi, lahan akan diolah untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara, pimpinan tim dari Direktorat Penyiapan Lahan PKP2 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Wawan mengatakan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat dan Pemkab Malaka.

“Dukungan dari Kepala Desa dan masyarakat Kaitan Meo serta Pemerintah Kabupaten Malaka sangat menolong sejak awal persiapan sampai saat ini. Dukungan ini akan tetap dibutuhkan”, ungkap Wawan.

Hadir dalam rapat koordinasi bersama 11 orang dari Kementerian tersebut, Kadis Nakertrans Malaka bersama jajaran, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Malaka, Kabag Pembangunan Setda Malaka, Kepala Inspektorat Kabupaten Malaka, Camat Malaka Tengah dan Kepala Desa Kapitan Meo bersama BPD dan Tokoh Masyarakat.

Kepada wartawan usai membuka rapat tersebut, Asisten III Setda Malaka mengatakan, sesuai rencana, pemukiman Kapitan Meo sudah mulai dikerjakan awal April dan sudah ditempati warga Agustus tahun ini.

Sementara, terkait kondisi infrastruktur ruas jalan Provinsi Kateri – Nurobo yang menjadi akses ke kawasan pemukiman Kapitan Meo, Pemkab Malaka berharap, dengan dibukanya kawasan pemukiman baru tersebut instansi terkait di Provinsi bisa membenahi infrastruktur jalan tersebut.*(ama)