Panen Padi Di Weliman Diperkirakan Mencapai 11 Ton Per Hektar

oleh -1.438 views

Betun, LikuraiOnline.com —- Para petani di Desa Laleten, Kecamatan Weliman yang tergabung dalam Kelompok Tani Irigasi Baru diperkirakan bakal memanen padi hingga 11,3 Ton per hektar.

Hal itu diungkapkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Laleten, Jeremy Nahak kepada media ini di Laleten, Senin (06/05/2019).

Jeremy mengatakan, untuk menaksir hasil panen padi petani yang tergabung dalam 8 kelompok tani (Poktan) di Desa Laleten, pihaknya telah melakukan ubin pada hari Senin (06/05/2019).

“Kita sudah lakukan ubin hari ini dan hasilnya memang sangat memuaskan. Di lahan milik Wenseslaus Nahak, Kelompok Tani Irigasi Baru diperkirakan panenan bisa mencapai 9,9 Ton per Hektar”, ujar Jeremy.

Selain pada lahan Irigasi Baru, ubinan dilakukan juga pada dua lahan masing-masing milik Nikolas Eta, Poktan Sinar Kasuh dan Yanuarius Seran, Poktan Setia Makmur.

“Untuk lahan Nikolas Eta, panenan padi diperkirakan bisa mencapai 9,9 Ton per hektar. Sementara di lahan milik Yanuarius Seran diperkirakan bisa memcapai 8,7 Ton per Hektar”, tambah Jeremy.

Wenseslaus Nahak dari Kelompok Tani Irigasi Baru mengaku sangat puas dengan hasil panen padi di lahan miliknya.

“Baru kali ini kami dapat hasil yang luar biasa seperti ini. Kami samgat berterimakasih kepada Bapak Bupati SBS, yang melalui Program Revolusi Pertanian Malaka sudah sangat membantu kami para petani.

Harapan kami, semoga program ini tidak putus di tengah jalan tetapi terus dilanjutkan oleh Bapak Bupati”, ujar Wenseslaus.

Secara terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Ir. Yustinus Nahak, M. Si yang ditmui media ini di Kantornya, Senin (06/05/2019) mengaku puas dengan capaian itu.

Menurut Yustinus, ada varietas padi tertentu yang memang hasilnya sangat memuaskan.

“Itu sangat bagus. Kalau bisa di atas sepuluh ton per hektar itu luar biasa”, ujar Yustinus.*(john germanus)