Padi Tumbuh Subur, Petani di Malaka Optimis Panenan Berlimpah

oleh -1.410 views

Betun, LikuraiOnline.com —– Ratusan hektar sawah pendampingan Revolusi Pertanian Malaka (RPM) di Kmilaran, Desa Laleten, Kecamatan Weliman tumbuh subur.

Kondisi ini membuat petani dan masyarakat kelompok tani  optimis hasil panenan tahun ini akan melimpah.

Hal itu diungkapkan Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Laleten, Jeremias Nahak kepada wartawan di Kmilaran, Kamis (29/3/19).

Jeremias menuturkan, keadaan padi yang ditanam hingga hari ke-32-50 menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.

“Setiap hari kita selalu pantau di lapangan dan sampai dengan hari ke-32 hasilnya sangat mencengangkan. Padi tumbuh dengan sangat subur”, akunya.

Kondisi ini, tambah dia, tidak terlepas dari kerja sama yang sangat baik dari kelompok tani, PPL dan Pemerintah Kabupaten Malaka.

“Saya selalu mendapat sambutan hangat dari Kelompok Tani bahwa Program Revolusi Pertanian dari Bupati Malaka dr.Stefanus Bria Seran, MPH mempunyai dampak yang sangat positif karena hasil panenan dari tahun ke tahun meningkat dan rakyat tidak akan kekurangan makanan lagi”, ungkapnya.

Anggota Kelompok Tani Kmilaran Indah Desa Laleten, Petrus Kanisius Seran mengungkapkan, dirinya sangat yakin panenan akan berlimpah tahun ini.

Petrus menambahkan, dirinya baru menggunakan metode Tanam Jajar Legowo 2:1, dan dengan umur padi 32 HST anakannya sudah mencapai 30-an batang per rumpun.

“Saya sangat bangga melihat tanaman yg begitu tumbuh subur, karena ternyata menanam padi dengan metode seperti ini sangat memudahkan petani saat penyiangan, penyemprotan, pemupukan dan pengambilan anakan”, kata Petrus.

Melalui program RPM dari Pemerintah Malaka, para petani mendapatkan pendampingan intensif, obat-obatan gratis, pupuk dan bantuan lainnya.

“Sebagai masyarakat petani, kami sangat bangga dan berharap program RPM ini terus dilanjutkan sehingga kami selalu memperoleh makanan yang cukup seperti padi dan jagung”, ujar Petrus.*(john gs/kominfo/user)