Nilai ITK NTT Pada Triwulan I-2019 Diperkirakan Sebesar 92,38.

oleh -1.794 views

Kupang, Likuraionline.com--Nilai Indeks Tendensi Konsumen (KTK) NTT pada triwulan I-2019 diperkirakan sebesar 92,38. Artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan menurun.

Tingkat optimisme konsumen diperkirakan akan rendah dibandingkan triwulan IV-2018 (sebesar 132,50).

Perkiraan menurunnya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2019 didorong oleh perkiraan penurunan pendapatan rumah tangga (nilai indeks sebesar 95,09) dan penurunan rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi, dan pesta/hajatan (nilai indeks sebesar 87,62).

Demikian dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT Martje Pattywaellapia, SE.M.Si kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di Kantor BPS NTT 6 Februari 2018.

Maritje menjelaskan, Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan IV-2018 dan Triwulan I-2019 Menurut Variabel Pembentuknya Variabel Pembentuk ITK Triwulan IV-2018 dan ITK Triwulan I-2019.

Maritje menambahkan, pada tataran
nasional Perkiraan ITK NTT Triwulan I -2019 berada pada urutan kedua terakhir dengan selisih indeks sebesar 11,65 poin dibawah perkiraan ITK Nasional.

Perkiraan ITK Triwulan I-2019 nasional sebesar 104,03 dan sebanyak 25
provinsi angka ITK berada dibawah angka nasional.

Perkiraan menurunnya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2019 terjadi pada sebagian besar provinsi di Indonesia. Hanya terdapat 8 provinsi (24,2 persen) yang memiliki nilai indeks di atas nasional.

Tiga provinsi dengan perkiraan nilai ITK triwulan I-2019 tertinggi adalah Provinsi Banten (nilai ITK sebesar 117,97), Provinsi D.I.Yogyakarta (nilai ITK sebesar 112,45), dan Provinsi
Jawa Timur (nilai ITK sebesar 111,11).

Sedangkan tiga provinsi yang memiliki perkiraan nilai ITK triwulan I-2019 terendah adalah Provinsi Papua (nilai ITK sebesar 89,80), Provinsi NTT (nilai ITK sebesar 92,38) dan Provinsi Sumatera Utara (nilai ITK sebesar 93,31). (Yulius)