Murid SD Se-Kabupaten Malaka Terima Hasil Akhir Belajar Dalam Nuansa Adat

oleh -1.429 views

Betun, LikuraiOnline.com — Murid-murid Sekolah Dasar se-Kabupaten Malaka menerima hasil akhir belajar tahun ajaran 2018 / 2019 secara serentak, Rabu (12/06/2019).

Pantauan di beberapa sekolah dasar di sekitar Kota Betun, seprti SDI Betun Kota, SDK Betun I dan II, SDI Tabene dan SDI Harekakae, para murid dan orang tua yang hadir untuk menerima hasil akhir belajar mengenakan busana adat.

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Malaka, Drs. Petrus Bria Seran, MM kepada awak media di Betun, Rabu (12/06/2019) mengatakan, mewajibkan peserta didik untuk mengenakan busana adat saat penerimaan hasil akhir belajar memiliki dua tujuan.

“Berpakaian adat sudah merupakan kesepakatan bersama untuk kita lestarikan nilai-nilai budaya bangsa sekaligus mencegah coretan atau pilox pada pakaian anak didik”, ungkap Petrus.

Di SDI Harekakae, acara ditandai dengan pelepasan atribut sekolah dari para murid oleh Kepala Sekolah, Apolinaris Jogo Aja, S.Pd.

Kepada 39 murid yang baru menamatkan sekolah di Sekolah tersebut Apolinaris berpesan agar melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan selalu menjaga nama baik sekolah yang telah menanamkan pendidikan dasar dalam diri mereka selama enam tahun.

Terpisah, Kepala SDI Betun Kota, Maria Goreti Hoar Seran, S.Pd kepada awak media mengatakan, 52 murid beserta orangtua dan para guru mengenakan busana adat karena himbauan dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka.

Maria menjelaskan, sesuai informasi yang diperoleh dari orangtua dan murid, 52 murid yang baru menamatkan pendidikan dasar tersebut akan melanjutkan pendidikan ke tingkat lanjutan.

“Informasi yang kita dapat dari orangtua dan murid, dipastikan bahwa 52 anak ini akan melanjutkan pendidikan ke SMP”, ujar Maria.

Ketua Yayasan Pendidikan Liurai Malaka, Rm. Herminus Yanto Bere, Pr dalam sambutannya di SDK Betun I mengatakan, SD merupakan dasar dari pendidikan yang melaluinya ditanamkan dasar-dasar pendidikan di dalam diri anak sehingga terbentuk generasi-generasi yang handal.

Dari Kecamatan Wewiku dilaporkan, penerimaan hasil akhir belajar di SDN Webalu diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Pastor Pariki Weoe, Rm. Pius Nahak, Pr.

Kepala SDN Webalu, Lukas Seran kepada awak media mengungkapkan, perayaan Misa syukur tersebut merupakan ungkapan iman, bahwa segala hal yang sudah dialami harus disyukuri dalam iman.*(john germanus)