Mengolah 1 Hektar Lahan  Dalam Tempo Singkat, Alfons Klau Sebut RPM Luar Biasa

oleh -1.052 views

Betun, LiluraiOnline.com — Balik tanah gratis sebagai salah satu implementasi riil dari program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) dinilai sangat luar biasa karena langsung menyentuh kehidupan mayoritas rakyat Malaka yang nota bene bermata pencaharian bertani.

Hal itu diungkapkan Alfons Klau, pendukung utama RPM asal Weoe, Kecamatan Wewiku yang saat ini berdomisili di Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah.

Ditemui di kediamannya di Bakiruk, Jumat (13/09/2019), Alfons Klau yang juga Ketua Tim Keluarga SBS dalam Pemilukada 2015 tersebut mengatakan, program RPM yang sedang dijalankan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) ini sangat berperan dalam mengupayakan kemakmuran rakyat.

“Program RPM (Revolusi Pertanian Malaka) merupakan salah satu program bagi percepatan pembangunan di Malaka, sejauh ini berjalan lancar tanpa hambatan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Kabupaten Malaka”, ujar Alfons.

Alfons yang tampak sedang mengawasi pengolahan lahan miliknya oleh Traktor roda 4 milik RPM mengaku sangat puas, lantaran dalam waktu 2 jam, 1 hektar lahan miliknya telah disulap menjadi kebun.

“Dalam waktu 2 jam lebih sedikit, 1 ha tanah lahan tidur sudah jadi kebun. Luar biasa. Program SBS, Bupati Malaka sangat sukses di bidang ini. Proficiat dan terimakasih Bapak SBS”, ujar Alfons.

Bagi Alfons, ungkapan terimakasih yang baik dari masyarakat Malaka, termasuk dirinya adalah memanfaatkan lahan yang telah diolah dengan baik.

“Artinya, kalau sudah diolah gratis, lahan harus ditanami, dirawat sehingga menghasilkan sesuatu untuk kehidupan kita sendiri. Tujuan dari RPM ini sendiri memang supaya masyarakat Malaka kelimpahan makanan”, pungkas Alfons.

Program balik tanah warga secara gratis merupakan implementasi dari Program Unggulan SBS, yakni RPM. Program ini sudah berjalan sejak SBS memimpin Malaka. Tahun ini, ditargetkan 20 Hektar lahan yang diolah.*(john germanus)