Masih Ditemukan Di Malaka, Kadinkes Ajak Warga Bersama Eliminasi Kaki Gajah

oleh -869 views

Betun, LikuraiOnline.com — Penyakit Kaki Gajah adalah penyakit purba yang sudah puna di daerah lain tetapi masih ditemukan di Kabupaten Malaka.

Penyakit Kaki Gajah merupakan penyakit infeksi yang bersifat menahun disebabkan cacing filaria dan ditularkan oleh nyamuk.

Penyakit ini dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, kantong buah zakar, payudara dan kelamin wanita.

Mengingat resiko yang cukup besar, yang ditimbulkan oleh penyakit kaki gajah ini, maka sejak beberapa tahun terakhir Pemerintah terus berupaya mengeleminasi penyakit ini melalui Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) Filariasis kepasa semua penduduk di daerah endemis filariasis.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik dihadapan peserta kegiatan Desiminasi Hasil Assessment Sekolah Bagi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Tingkat Kabupaten Malaka, Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Malaka, Yayasan Plan Internasional Indonesia dan Yayasan Pijar Timur Indonesia di Aula Ramayana Hotel Betun, Selasa (29/10/2019).

Kadinkes mengajak para peserta kegiatan, juga seluruh warga Kabupaten Malaka untuk minum obat pencegah filariasis guna memutus rantai penularan penyakit kaki gajah tersebut.

“Saya harap, kita semua bisa manfaatkan kesempatan ini untuk minum obat pencegah yang bisa diperoleh secara gratis di puskesmas-puskesmas terdekat”, ujar Kadinkes.

Untuk info, ketika menghadiri Pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah Tingkat Nasional di Lapangan Umum Kota Betun, Kabupaten Malaka, 04 Oktober lalu, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Anung Sugihantono, M.Kes menjelaskan, obat pencegah kaki gajah telah didistribusikan oleh Kementerian Kesehatan ke semua Kabupaten/ Kota yang melaksanakan POPM Filariasis.

Selanjutnya masing-masing Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota akan mendistribusikan obat tersebut ke Puskesmas untuk digunakan di Pos Pemberian Obat Filariasis.

Tahun 2019 ini merupakan tahun ke-5 Pencanangan Nasional Bulan Eliminasi Kaki Gajah.*(john germanus)