Jagung Musim Tanam Ke Dua Tumbuh Subur, Camat Wewiku Optimis Kebutuhan Pangan Warga Tercukupi

oleh -1.680 views

Betun, LikuraiOnline.com —- Jagung musim tanam ke dua di kebun warga, mulai dari Desa Rabasa Biris, Halibasar, Webriamata, Badarai, Biris, Weulun, Weoe, Lorotolus, Seserai, Alkani, Weseben hingga Lamea tumbuh subur.

Beberapa petani yang ditemui wartawan di kebun miliknya, Kamis (06/06/2019) mengakui, kesuburan jagung pada musim tanam ke dua ini menyerupai jagung musim tanam pertama.

Menurut Benediktus Nuak, petani asal Desa Badarai yang berkebun di Desa Rabasa Biris, biasanya jagung pada musim tanam ke dua sedikit berkurang kesuburannya jika dibandingkan jagung pada musim tanam pertama.

“Tetapi jagung musim tanam ke dua (knau) tahun ini lebih subur dari musim tanam yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Hampir sama dengan musim tanam pertama. Munngkin karena curah hujannya baik”, ujarnya.

Andreas Seran, warga Desa Weoe juga mengakui hal yang sama. Menurut Andreas, jika tidak ada halangan alam, seperti kemarau yang datang tiba-tiba maka panen akan sama dengan panen pada musim tanam pertama.

“Sejauh ini jagungnya tumbuh dengan sangat baik. Kalau tidak ada halangan maka panenan akan berlimpah. Yang kita takutkan kalau kemaraunya datang tiba-tiba dan tidak ada hujan sama sekali”, kata Andreas.

Camat Wewiku, John Lau Mesak, S.Pd yang dikonfirmasi media ini di Wewiku, Kamis (06/06/2019) mengatakan, jika kondisi jagung seperti ini tetap bertahan hingga panen, maka panenan petani akan berlimpah seperti pada musim tanam pertama.

Memurut Camat Wewiku, jika panenan pada musim tanam ke dua sama dengan musim tanam pertama, maka kebutuhan pangan masyarakat akan tercukupi.

“Sebagai pemimpin wilayah tentu kita ikut senang dengan kondisi masyarakat seperti ini. Kalau panen kali ini tetap baik seperti pada musim tanam pertama, maka kita optimis kebutuhan pangan warga akan tercukupi”, tandasnya.

Pantauan media ini, selain jagung, singkong juga tumbuh subur di kebun warga. Malah, pada beberapa kebun, warga hanya mengembangkan budidaya singkong.*(john germanus)