Gandeng BPN, Pemkab Malaka Proses Sertifikasi Tanah Warga Translok Kapitanmeo

oleh -543 views

Betun, LikuraiOnline — Pemerintah Kabupaten Malaka, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Malaka memproses sertifikasi lahan pekarangan warga di Kawasan Transmigrasi Lokal (Translok) Kapitanmeo di Kecamatan Laenmanen.

Proses Konsolidasi penataan kawasan Translok Kapitanmeo tersebut mulai dilaksanakan hari ini, Selasa (17/12/2019).

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH yang dikonfirmasi melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Vinsensius Babu, S.Ip, Selasa (17/12/2019) menjelaskan, sertifikasi tanah di kawasan Transmigrasi merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan suatu kawasan pemukiman transmigrasi.

“Sertifikasi tanah adalah bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan suatu kawasan pemukiman transmigrasi. Bahwa setiap warga transmigran tidak hanya berhak memdapatkan rumah hunian, tetapi juga lahan pekarangan dan lahan usaha tani.

Supaya status kepemilikan lahan tersebut jelas maka harus disertifikatkan. Untuk maksud tersebut, kita bekerja sama dengan BPN yang memiliki wewenang untuk memproses dan menerbitkan sertifikat tanah”, jelas Vinsen.

Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Malaka, Ni Nyoman Suratni, kepada wartawan mengungkapkan, program konsolidasi penataan bidang tanah yang sedang dilaksanakan tersebut, selain menjamin kejelasan status, juga meningkatkan nilai ekonomis tanah.

Melalui kegiatan tersebut, tambah Nyoman, Kawasan Translok Kapitanmeo akan ditata sesuai pemanfaatannya, titik mana yang diperuntukkan bagi lahan pekarangan, untuk pembangunan fasilitas umum dan sebagainya.

Nyoman yang langsung turun memantau aktifitas di lapangan menjelaskan, kegiatan pengukuran baru dimulai hari ini, Selasa (17/12) dan akan berlangsung hingga tanggal 20 Desember, sesuai kalender libur Natal dan Tahun Baru. Kegiatan baru akan dilanjutkan usai libur hingga mengakomodir kebutuhan 75 warga Translok Kapitanmeo.*(john germanus)