FKUB Provinsi NTT Gelar Lomba Menyanyi Hymne dan Mars.

oleh -690 views

Kupang, LikuraiOnline.Com–Dalam rangka meningkatkan persaudaraan antar sesama masyarakat Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi NTT menyelenggarakan lomba Menyanyi Hymne dan Mars.

Lomba menyanyi Hymne dan Mars yang diselenggarakan oleh FKUB Provinsi NTT  bertujuan sebagai edukasi mengenai pentingnya arti kerukunan hidup bersama dalam keberagaman.

Kegiatan lomba menyanyi Hymne dan Mars tingkat Universitas Se- Kota Kupang berlangsung di Hotel Cahaya Bapa Kupang Jumat, (11/10/2019).

Turut hadir dalam perlombaan ini, Pimpinan OPD Tingkat provinsi NTT, perwakilan DPRD NTT, Kepala Kanwil Kementerian Agama NTT, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Ketua Pengadilan Tinggi NTT, Kapolda NTT, Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang, Komandan Pangkalan Utama TNI AL Wilayah tujuh Kupang, Komandan Pangkalan TNI AU Eltari Kupang, Walikota Kupang, para pemimpin agama Keuskupan Agung Kupang, Sinode Gmit, Majelis Ulama Indonesia Provinsi NTT serta para rektor Universitas Se-Kota Kupang.

Perlombaan Hymne dan Mars diikuti oleh delapan universitas negeri dan swasta lingkup Kota Kupang yakni Universitas Nusa Cendana, Unwira Kupang, Unkris Arta Wacana Kupang, Universitas Muhammadiyah Kupang, STIPAS Kupang , STAKN Kupang dan Poltekkes Kupang.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi NTT dr. Maria Theresia Geme, S.H. M.H, mengungkapkan bahwa Perlombaan Hymne dan Mars sebagai salah satu bentuk untuk menumbuhkan rasa persaudaraan untuk saling menghormati guna memperkuat kerukunan di NTT, menuju Indonesia yang lebih damai serta terciptanya solidaritas antar peserta sebagai umat ciptaan Tuhan dalam menggelorakan semangat keIndonesiaan.

Ia berharap melalui kegiatan ini masyarakat NTT dapat meningkatkan semangat kekeluargaan antara satu dengan yang lain tanpa memandang latar belakang namun menghargai satu sama lain dan menciptakan suasana hidup rukun damai dalam keberagaman.

Gubernur NTT melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT Yohana Lisapali, S.H., M.Si, menguraikan bahwa Provinsi NTT sebagai tempat lahirnya Pancasila maka sudah sepantasnya masyarakat NTT harus menjadi yang terdepan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Yohana menghimbau, FKUB NTT terus berkomitmen dalam memberikan perhatian guna menanamkan nilai-nilai kerukunan dalam kehidupan generasi muda agar tetap menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia berpesan perlombaan ini kiranya menjadi sebuah media untuk memupuk kebersamaan, menjunjung tinggi kemajemukan dalam bingkai kesatuan NKRI, menghargai perbedaan satu sama lain dan menolak keras radikalisme.(Thilda).