Dukung RPM, Warga Wewiku Budidaya Pisang

oleh -1.743 views

Betun, LikuraiOnline.com —— Gaung Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) bergema ke seluruh sudut Malaka dan di sambut dengan kerja keras warga, termasuk Robi Manek, warga Desa Alkani, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.

Robi yang awalnya menjalankan profesi sebagai pengusaha konstruksi tersebut akhirnya berani memanfaatkan 1 hektar lahan miliknya di Desa Alkani menjadi lahan pertanian.

Robi mengembangkan budidaya pisang, cabai, dan sayuran di samping tiga kolam ikan Nila, Mujair dan Bawal.

“Untuk pisang, saya tanam 3 jenis yaitu Pisang Kapuk, Ambon, Kulit Mentah dan Batu.

Untuk penjualan, biasanya para pedagang pisang yang datang beli langsung di kebun untuk dijual lagi ke Atambua dan Kupang. Biasanya dihargai 3 ribu hingga 5 ribu Rupiah per sisir”, ujar Robi.

Robi mengaku, budidaya pisang ini tidak terlalu memakan modal, perawatannya sangat mudah dan hasilnya lumayan bagus.

“Asal rajin membersihkan lahan saja, pisang sudah bisa tumbuh dan berbuah bagus”, ujarnya.

Sedangkan untuk cabai, kata Robi, prospeknya juga sangat baik karena permintaan cabai di pasaran tetap stabil. Walaupun kadang harga cabai di pasaran turun, tetapi keuntungannya tetap besar karena panen cabai bisa dilakukan beberapa kali.

“Biasanya sekali tanam bisa panen selama 3 bulan baru produktifitasnya menurun. Tapi masih bisa dipanen, walau buahnya tidak sebesar tiga bulan pertama”, ungkapnya.

Sementara untuk sayuran, Robi mengaku, dua komoditas tersebut dikembangkan secara tumpang sari untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Walaupun hanya untuk konsumsi keluarga, dua komoditas ini ikut memberikan warna pada lahan pertanian Robi, yang sudah dikembangkan selama dua tahun terakhir ini.*(john germanus)